Lamekh — manusia pertama yang mencatat pernikahan lebih dari satu istri
Kejadian 4:19
Keturunan Kain
“Lamekh mengambil dua istri baginya, yang satu bernama Ada dan yang lain bernama Zila.”Kejadian 4:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila.”Kejadian 4:19 · TB
Terjemahan Baru
“Lamekh mempunyai dua orang istri, Ada dan Zila.”Kejadian 4:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lamek menikahi dua perempuan, yaitu Adah dan Zilah.”Kejadian 4:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Lamech took unto him two wives: the name of the one was Adah, and the name of the other Zillah.”Kejadian 4:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 4:19?
Lamekh, keturunan keenam dari Adam, mengambil dua istri: Ada dan Zila. Ini adalah pertama kalinya poligami disebut dalam Alkitab. Tindakan ini mungkin menunjukkan penyimpangan dari rencana awal Allah untuk pernikahan, dan menjadi bagian dari catatan tentang perkembangan budaya manusia yang juga diwarnai dengan dosa.
Latar belakang
Poligami pertama yang dicatat Alkitab
Rancangan pernikahan Allah dari awal: satu laki-laki, satu perempuan (Kej. 2:24). Lamekh adalah orang pertama dalam Alkitab yang secara eksplisit dicatat memiliki dua istri. Teks tidak mengutuk ini secara langsung — tapi menempatkannya dalam konteks garis keturunan yang sudah menyimpang dari hadirat Allah, dan Lamekh nanti akan membanggakan kekerasan kepada kedua istrinya ini (4:23-24). Penyimpangan bergerak bersama.
Di mana
Tanah Nod
Kebudayaan keturunan Kain berkembang · Lamekh memulai pola yang menyimpang dari rancangan awal Allah
Kapan
Awal sejarah manusia pasca-Eden
Eskalasi penyimpangan dalam garis keturunan Kain
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang memahami rancangan pernikahan Allah dari Kejadian 2 dan melihat penyimpangan pertamanya di sini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּקַּח לוֹ שְׁתֵּי נָשִׁים
wayyiqqach lo shtey nashim · mengambil dua istri
Dan dia mengambil bagi dirinya dua perempuan — laqach (mengambil) dengan lo (bagi dirinya) menekankan inisiatif dan kepentingan diri; shtey (dua) adalah penyimpangan eksplisit dari satu.
עָדָה
Ada · Ada
Mungkin dari akar 'adah (ornamen, perhiasan, menghias) — nama yang menggambarkan kecantikan atau perhiasan.
צִלָּה
Tsillah · Zila
Mungkin dari tsel (bayangan, keteduhan) atau tselet (cincin kecil/keindahan) — nama yang juga berkonotasi daya tarik estetis.
Wayyiqqach lo (dia mengambil bagi dirinya) shtey nashim (dua perempuan). Kata 'mengambil' dengan 'bagi dirinya' adalah pola possessive — pernikahan yang berpusat pada keinginan diri sendiri. Dua nama istri yang mungkin berarti perhiasan dan keindahan. Ini pernikahan berdasarkan akumulasi dan keinginan, bukan rancangan Allah yang asli.
Tahukah kamu
Ada dan Zila — nama yang mungkin bermakna 'perhiasan' dan 'bayangan/keindahan'
Ada kemungkinan berasal dari akar yang berarti 'ornamen, perhiasan' dan Zila dari akar yang berarti 'bayangan' atau 'cincin kecil (keindahan)'. Beberapa penafsir melihat ini menggambarkan pernikahan yang berdasarkan kecantikan dan daya tarik fisik — berbeda dengan pernikahan dalam narasi Set yang tidak pernah dijelaskan demikian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 4:19
Kejadian 2:24
rancangan awal: satu laki-laki dan satu perempuan menjadi satu — yang dilanggar Lamekh
“Itulah sebabnya, seorang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, dan mereka menjadi satu daging.”
Matius 19:4-6
Yesus mengacu kembali ke rancangan satu-satu dari Kejadian 2 — bukan Lamekh
“"Bukankah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?"... Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia.”
Ulangan 17:17
Allah secara eksplisit melarang hal yang Lamekh mulai — poligami sebagai penyimpangan
“Juga janganlah ia mengambil banyak istri, supaya hatinya jangan berpaling...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 4:19
✕ Sering dikira
"Karena Alkitab tidak mengutuk poligami Lamekh secara langsung, berarti Allah menyetujuinya."
✓ Yang sebenarnya
Teks memang tidak menghakimi secara langsung, tapi menempatkan catatan ini dalam konteks garis keturunan yang menyimpang. Dan rancangan Allah dari awal jelas: satu-satu (Kej. 2:24). Lamekh nanti menggunakan kedua istrinya sebagai audiens nyanyian kebanggaan kekerasan (4:23) — bukan gambaran pernikahan yang Allah berkati.
✕ Sering dikira
"Poligami di Perjanjian Lama diizinkan Allah maka tidak berdosa."
✓ Yang sebenarnya
Allah 'mengizinkan' dalam arti tidak setiap saat menghukum langsung, tapi selalu ada konsekuensi: konflik, ketidakadilan, kehancuran keluarga (misalnya Yakub, Daud, Salomo). Yesus menegaskan kembali rancangan asli di Mat. 19:4-8 — poligami adalah 'kekerasan hati' yang ditoleransi, bukan rancangan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 4:19
Kita perlu bijak dalam mengikuti contoh hidup orang-orang di sekitar kita, bahkan tokoh Alkitab sekalipun. Setiap keputusan dalam keluarga dan hubungan kita harus selaras dengan prinsip Firman Tuhan, bukan sekadar mengikuti tren zaman.
Tuhan, tolong aku untuk menghargai kesucian pernikahan dan membangun keluarga yang sesuai dengan kehendak-Mu, bukan mengikuti contoh dunia yang menyimpang. Amin.