Esau juga mengolah makanan lezat dan berkata: Ayahku, bangun dan makanlah hasil buruan anakmu — supaya engkau memberkati aku

Kejadian 27:31

Yakub Menipu Ishak

Kemudian, Esau juga mengolah makanan lezat dan dibawanya itu kepada ayahnya. Dia berkata kepada ayahnya, “Ayahku, bangun dan makanlah hasil buruan anakmu ini supaya engkau memberkati aku.”

Kejadian 27:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 27:31?

Esau kembali dari berburu, mengolah makanan lezat untuk ayahnya, dan meminta berkat. Namun, ia tidak tahu bahwa Yakub telah mendahuluinya dan menerima berkat itu. Ini menunjukkan kekecewaan yang mendalam ketika usaha yang dilakukan sudah terlambat.

Latar belakang

Yaqqom avi ve'yokhal mitztzeid beno ba'avur tevarekheni nafshekha: permintaan yang identik dengan Yakub — tapi sudah terlambat

'Vayyaas gam hu mat'amim vayyavei le'aviv vayyomer le'aviv yaqom avi ve'yokhal mitztzeid beno ba'avur tevarekheni nafshekha' — dan dia pun mengolah makanan lezat dan membawanya kepada ayahnya dan berkata kepada ayahnya: bangkitlah ayahku dan makanlah dari buruan anakmu supaya jiwamu memberkati aku. Bandingkan dengan kata-kata Yakub di 27:19: 'qum na shevah ve'okhel mitztzeid beni ba'avur tevarakani nafshekha' = bangkitlah dan makanlah dari buruanku supaya jiwamu memberkati aku. Hampir identik kata per kata. Esau dengan tulus melakukan persis yang diminta Ishak — tapi sudah terlambat.

Di mana

Kamar Ishak, Bersyeba

Esau yang tidak mengetahui apa yang baru saja terjadi masuk dengan makanan dan harapan penuh

Kapan

Sekitar 1760 SM

Klimaks tragis: Esau yang datang tepat setelah terlambat — kata-kata yang sama, tapi sudah tidak ada apa-apa yang bisa diberikan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yakub baru saja keluar dari hadapan Ishak ketika Esau datang (27:30)
Ishak bertanya siapa Esau, dan Esau mengidentifikasi dirinya (27:32)
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Esau

Yang datang dengan penuh harap membawa makanan hasil buruannya sendiri — tidak tahu bahwa berkatnya sudah diambil

I

Kepada

Ishak

Yang mendengar kata-kata yang hampir identik dengan yang diucapkan 'Esau' sebelumnya — dan akan segera menyadari bahwa terjadi sesuatu yang sangat salah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיַּעַשׂ גַּם הוּא מַטְעַמִּים

vayyaas gam hu mat'amim · dan dia juga mengolah makanan lezat

Dan dia juga mengolah makanan lezat — vayyaas (dari asah = membuat, mengolah; qal wayyiqtol = dan dia mengolah; tindakan yang sama dengan yang Ribka lakukan di 27:14); gam (juga, bahkan; partikel penambahan yang menekankan bahwa Esau melakukan hal yang sama dengan yang sudah dilakukan sebelumnya — tanpa tahu bahwa 'sebelumnya' itu adalah Yakub menyamar); hu (dia; pronomen penekanan = dia sendiri, Esau sendiri); mat'amim (makanan lezat; kata yang berulang sepanjang pasal 27 = 27:4, 9, 14, 17, 25, 31; Esau membawa mat'amim yang asli dari buruan yang asli).

בַּעֲבוּר תְּבָרֲכַנִּי נַפְשֶׁךָ

ba'avur tevarekheni nafshekha · supaya jiwamu memberkati aku

Supaya jiwamu memberkati aku — ba'avur (supaya; tujuan); tevarekheni (dari barakh = memberkati; piel imperfek + sufiks = memberkati aku; persis frasa yang digunakan Yakub di 27:19 'ba'avur tevarakani nafshekha'); nafshekha (jiwamu; dari nefesh + sufiks = jiwamu; frasa 'nafshekha tevarekheni' adalah permintaan yang sama yang Yakub ajukan kepada Ishak = dan yang sudah dipenuhi Ishak; Esau tidak tahu bahwa frasa inilah yang sudah membuka berkat untuk Yakub).

Vayyaas gam hu mat'amim vayyavei le'aviv vayyomer le'aviv yaqom avi ve'yokhal mitztzeid beno ba'avur tevarekheni nafshekha (dan dia juga mengolah makanan lezat dan membawa kepada ayahnya dan berkata bangkitlah ayahku dan makan dari buruan anakmu supaya jiwamu memberkati aku). Gam hu — 'dia juga'; dua kata yang merangkum tragedi Esau: melakukan hal yang sama, tapi terlambat. Tevarekheni nafshekha — permintaan yang hampir identik dengan Yakub di 27:19; Esau yang tidak tahu bahwa frasa inilah yang mengawali keruntuhannya.

Tahukah kamu

Gam hu: 'dia juga' — dua kata yang menunjukkan bahwa Esau melakukan hal yang sama dengan 'Esau' sebelumnya tanpa tahu bahwa itu sudah terjadi

'Vayyaas gam hu mat'amim' = dan dia juga mengolah makanan lezat. 'Gam hu' = dia juga. Dari perspektif pembaca, 'gam hu' ini menyayat: Esau juga melakukan hal yang persis sama dengan yang Yakub-dalam-penyamaran lakukan — tapi sesudahnya, setelah semuanya selesai. Esau yang pergi berburu dengan sungguh-sungguh, mengolah makanan dengan tangannya sendiri, dan membawa kepada ayahnya — melakukan semua yang benar, dengan urutan yang benar, tapi dalam waktu yang salah. Tragedi Esau ada dalam dua kata: 'gam hu' = dia juga [melakukannya].

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 27:31

Ibrani 12:16-17

Ibrani 12:16-17 menggambarkan kesedihan Esau yang datang meminta berkat (27:31) tapi sudah terlambat; penulis Ibrani melihat ini sebagai konsekuensi dari meremehkan 'hal-hal rohani' (hak kesulungan dan berkat); kedatangan Esau yang terlambat di 27:30-31 adalah visual dari prinsip yang Ibrani 12:17 ungkapkan: ada kesempatan yang tidak bisa diperbaiki

Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang tidak menghargai hal-hal rohani seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya demi sepiring makanan. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia ingin mendapat berkat itu, ia ditolak; sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaikinya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Kejadian 25:32-34

Esau yang meremehkan hak kesulungan (25:33-34) dan kini datang meminta berkat (27:31) adalah dua momen yang terhubung; ketika Esau menjual hak kesulungan, dia tidak menghitung konsekuensinya untuk berkat paternal; apa yang dianggap remeh akhirnya ternyata sangat bermakna — tapi saat itu disadari, sudah terlambat

Kata Esau: Sebentar lagi aku mati; apa gunanya bagiku hak kesulungan itu? ... Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungannya.

Lukas 13:25

Yesus menceritakan perumpamaan orang yang datang terlambat dan mendapati pintu sudah dikunci (Luk. 13:25); Esau yang datang ke Ishak terlambat (27:31) mendapati 'pintu berkat' sudah tertutup; dalam keduanya, timing adalah segalanya — dan keterlambatan membuat permintaan yang valid tidak bisa dipenuhi lagi

Setelah tuan rumah itu bangkit dan mengunci pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetuk-ngetuk pintu sambil berkata: Tuhan, bukakanlah pintu bagi kami. Tetapi Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak mengenal kamu dari mana kamu datang.

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 27:31

✕  Sering dikira

"Bahwa Esau membuat mat'amim sendiri menunjukkan dia adalah anak yang lebih berbakti dari Yakub karena dia menggunakan buruan nyata."

✓  Yang sebenarnya

Nilai moral dari menggunakan buruan nyata vs kambing kandang tidak relevan dengan apa yang membuat berkat itu jatuh kepada Yakub atau Esau. Berkat jatuh kepada Yakub bukan karena makanannya lebih baik atau kurang baik, tapi karena waktu dan penipuan identitas. Esau yang berbakti kepada ayahnya masih bisa melakukan itu — dan secara ironis dia melakukannya dengan lebih tulus dari Yakub.

✕  Sering dikira

"Esau yang datang membawa makanan setelah berburu menunjukkan bahwa dia bodoh karena tidak tahu rencananya digagalkan Ribka."

✓  Yang sebenarnya

Esau tidak bisa tahu rencana Ribka karena dia tidak ada di sana saat percakapan Ribka-Yakub terjadi. Dia pergi berburu sesuai instruksi ayahnya dan kembali dengan tulus melakukan tugasnya. Ketidaktahuan Esau bukan kebodohan tapi ketidakhadiran. Tragedinya adalah bahwa ketidakhadirannya yang wajar dan tindakannya yang tulus datang terlambat.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 27:31

Jangan menunda hal penting dalam hidup, terutama hubungan dengan Tuhan dan keluarga. Esau terlambat karena fokus pada keinginannya sendiri. Prioritaskan hal yang benar sebelum kehilangan kesempatan.

Tuhan, ajari aku untuk tidak menunda-nunda dalam melakukan kehendak-Mu dan menjaga hubungan dengan orang-orang yang kukasihi. Amin.