Abraham melanjutkan: bagaimana jika empat puluh — negosiasi turun lagi
Kejadian 18:29
Abraham Memohon untuk Sodom
“Abraham berbicara lagi kepada-Nya, katanya, “Seandainya hanya ada empat puluh orang benar yang didapati di sana?” TUHAN berkata lagi, “Aku tidak akan membinasakan kota itu demi empat puluh orang benar itu.””Kejadian 18:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi Abraham melanjutkan perkataannya kepada-Nya: "Sekiranya empat puluh didapati di sana?" Firman- Nya: "Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu."”Kejadian 18:29 · TB
Terjemahan Baru
“Abraham berkata lagi, "Bagaimana kalau hanya ada empat puluh orang?" TUHAN menjawab, "Demi empat puluh orang itu, akan Kubatalkan niat-Ku."”Kejadian 18:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Abraham berkata lagi, “Bagaimana kalau hanya ada empat puluh orang?” Jawab TUHAN, “Aku tidak akan membinasakannya karena keempat puluh orang baik itu.””Kejadian 18:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he spake unto him yet again, and said, Peradventure there shall be forty found there. And he said, I will not do it for forty’s sake.”Kejadian 18:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 18:29?
Abraham terus menawar, dari lima puluh menjadi empat puluh lima, lalu empat puluh. Tuhan tetap setuju. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak cepat marah dan sangat sabar terhadap umat-Nya, serta menghargai setiap usaha syafaat.
Latar belakang
Vayyosof 'od ledabber elav vayyomer 'ulay yimmats'un sham arba'im — Dan dia berbicara lagi kepadanya dan berkata seandainya ada empat puluh yang didapati di sana
Abraham berbicara lagi kepada-Nya, katanya, 'Seandainya hanya ada empat puluh orang benar yang didapati di sana?' TUHAN berkata lagi, 'Aku tidak akan membinasakan kota itu demi empat puluh orang benar itu.' Putaran ketiga: Abraham 'berbicara lagi' (vayyosof 'od ledabber) — verba yang menunjukkan kontinuitas dan ketekunan. Dari 45 ke 40 = turun 5 lagi. TUHAN merespons konsisten: 'lo 'aseh lema'an ha'arba'im' = Aku tidak akan melakukan (membinasakan) demi empat puluh. Pola dialog ini: Abraham memohon → TUHAN setuju → Abraham kembali memohon dengan angka yang lebih kecil → TUHAN setuju lagi. Tidak ada frustasi dari TUHAN, tidak ada kekesalan atas permohonan yang berulang. Allah yang bersedia terus terlibat dalam dialog syafaat.
Di mana
Di hadapan TUHAN
Putaran ketiga dialog: Abraham menurunkan threshold ke 40
Kapan
Sekitar 1860 SM
Putaran ketiga syafaat — Abraham berani terus turun
Yang berbicara
Abraham
Yang 'berbicara lagi' kepada TUHAN — kata yang menunjukkan keberanian yang terus tumbuh dalam dialog; dialog yang terus berlanjut menunjukkan Allah yang tidak marah ketika terus dimohon
Kepada
TUHAN
Yang merespons lagi dengan persetujuan: demi 40 orang benar Aku tidak akan membinasakan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיֹּסֶף עוֹד לְדַבֵּר
vayyosof 'od ledabber · berbicara lagi
Dan dia menambahkan lagi untuk berbicara — vayyosof (dari yasaf = menambahkan, melanjutkan; konsekutif imperfek = dan dia menambahkan/melanjutkan); 'od (lagi, masih; adverb kontinuitas); ledabber (untuk berbicara; infinitif dari dabar = berbicara); vayyosof 'od ledabber = 'dan dia terus berbicara lagi' — ketekunan dalam dialog yang terus berlanjut.
אוּלַי יִמָּצְאוּן שָׁם אַרְבָּעִים
'ulay yimmats'un sham arba'im · seandainya ada empat puluh
Seandainya ada empat puluh yang ditemukan di sana — 'ulay (seandainya, mungkin; kondisional hipotetikal); yimmats'un (ditemukan/didapati; dari matsa' = menemukan; niphal imperfek jamak = kiranya ditemukan); sham (di sana); arba'im (empat puluh); Abraham terus menggunakan 'ulay' = hipotesis, bukan kepastian.
לְמַעַן הָאַרְבָּעִים
lema'an ha'arba'im · demi empat puluh
Demi/karena empat puluh — lema'an (demi, karena, untuk kepentingan; dari 'an = tujuan + preposisi le); ha'arba'im (empat puluh; dengan artikel = empat puluh orang benar itu); TUHAN menggunakan 'lema'an' = demi mereka — konfirmasi bahwa penyelamatan kota terjadi karena keberadaan orang benar yang ada di dalamnya.
Vayyosof 'od ledabber elav vayyomer 'ulay yimmats'un sham arba'im vayyomer lo 'aseh lema'an ha'arba'im (Dan dia terus berbicara kepadanya dan berkata seandainya ada empat puluh yang ditemukan di sana dan Dia berkata tidak akan Aku lakukan demi empat puluh). Vayyosof 'od ledabber — terus berbicara lagi. Lo 'aseh lema'an ha'arba'im — tidak akan Aku lakukan demi empat puluh. Setiap putaran: Abraham memohon, TUHAN setuju. Dialog yang tidak melelahkan Allah, tidak dipersingkat oleh keengganan ilahi.
Tahukah kamu
Angka 40 dalam Alkitab: angka yang sering dikaitkan dengan ujian dan kelengkapan
Angka 40 memiliki resonansi yang kuat dalam Alkitab: hujan 40 hari 40 malam (air bah), Israel di padang 40 tahun, Musa di Sinai 40 hari 40 malam, Yesus di padang 40 hari. Apakah Abraham memilih 40 karena angka ini memiliki makna khusus? Sulit dipastikan. Tapi dalam konteks dialog negosiasi, 40 adalah salah satu titik dalam perjalanan turun yang mencakup angka-angka: 50, 45, 40, 30, 20, 10. Tidak ada angka yang tampaknya dipilih karena makna simbolis tapi karena logika penurunan bertahap. Yang lebih bermakna adalah respons TUHAN yang konsisten: tidak peduli angkanya, Allah setuju selama ada orang benar yang cukup. Prinsipnya, bukan angkanya, yang penting.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 18:29
Lukas 11:8-9
perumpamaan tentang sahabat tengah malam (Luk. 11:5-9) mengajarkan ketekunan dalam memohon yang Abraham tunjukkan di 18:29 — terus memohon, berulang kali, dengan permintaan yang semakin mendesak; Yesus menggunakan prinsip yang Abraham praktikkan
“...karena orang itu tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena ia adalah sahabatnya, ia akan bangun dan memberikannya karena ketidakmaluannya itu. Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah maka akan diberikan kepadamu...”
1 Tesalonika 5:17
ketekunan Abraham yang 'terus berbicara lagi' (vayyosof 'od ledabber) dalam dialog syafaat menggemakan perintah Paulus 'tetaplah berdoa' — doa syafaat sebagai tindakan yang tidak berhenti, yang terus berlanjut sampai respons Allah diterima
“Tetaplah berdoa.”
Yakobus 5:16
Abraham yang benar (tsaddiq) yang berdoa syafaat untuk Sodom (18:23-32) adalah contoh dari prinsip Yakobus 5:16 — doa orang benar yang dengan yakin didoakan; efek syafaat Abraham terasa dalam penyelamatan Lot di pasal 19
“...Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 18:29
✕ Sering dikira
"Dialog syafaat ini menunjukkan Abraham lebih peduli dengan angka daripada dengan keadilan."
✓ Yang sebenarnya
Angka-angka dalam dialog ini adalah cara Abraham untuk terus mendorong batas pengampunan Allah — bukan obsesi terhadap angka. Prinsipnya adalah: demi berapa orang benarrukah Engkau mau menyayangkan? Abraham mendorong serendah yang dia berani, sampai dia memilih berhenti di 10.
✕ Sering dikira
"Bahwa Abraham 'terus berbicara lagi' menunjukkan dia tidak percaya pada jawaban TUHAN sebelumnya."
✓ Yang sebenarnya
Abraham melanjutkan dialog bukan karena tidak percaya pada jawaban TUHAN tapi karena dia ingin mendorong threshold serendah mungkin. Justru kepercayaan pada respons konsisten TUHAN yang membuatnya berani terus melanjutkan. Ini adalah model ketekunan dalam doa, bukan ketidakpercayaan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 18:29
Pernahkah kita merasa bahwa permohonan kita terlalu kecil atau tidak penting? Tuhan tidak pernah menganggap remeh doa kita. Dia sabar mendengarkan, bahkan ketika kita memohon hal-hal yang tampak sepele.
Bapa, terima kasih karena Engkau sabar mendengarkan setiap permohonanku, sekecil apa pun. Amin.