Akulah El Shaddai — penampakan Allah kepada Abraham setelah 13 tahun keheningan

Kejadian 17:1-14

Sunat Sebagai Tanda Perjanjian

1Ketika Abram berumur 99 tahun, TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berkata kepadanya, “Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku tanpa cela. 2Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan kamu, dan Aku akan melipatgandakanmu menjadi sangat banyak.” 3Lalu, Abram tersungkur dengan wajahnya dan Allah berfirman kepadanya, 4“Dari pihak-Ku, lihatlah, perjanjian-Ku adalah denganmu: kamu akan menjadi bapak dari banyak bangsa. 5Kamu juga tidak akan disebut Abram lagi, melainkan Abraham karena Aku telah menjadikanmu bapak dari banyak bangsa. 6Aku akan membuat keturunanmu sangat banyak, Aku akan menjadikanmu bangsa-bangsa, dan raja-raja akan muncul darimu. 7Aku akan meneguhkan perjanjian antara Aku dan kamu, dan keturunan-keturunan sesudahmu dalam generasi mereka, untuk suatu perjanjian yang kekal, yaitu Aku akan menjadi Allah bagimu dan bagi keturunan-keturunan sesudahmu. 8Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunan-keturunan sesudahmu, negeri yang kamu tinggali sementara ini, yaitu seluruh tanah Kanaan, sebagai milikmu selama-lamanya, dan Aku akan menjadi Allah mereka.” 9Lalu, Allah berkata kepada Abraham, “Untukmu, kamu harus memegang teguh perjanjian-Ku, kamu dan keturunan-keturunan sesudahmu dalam generasi mereka. 10Inilah perjanjian-Ku yang harus kamu pegang teguh, antara Aku, dan kamu, dan keturunan-keturunan sesudahmu, yaitu setiap anak laki-laki di antara kamu harus disunat. 11Kamu harus memotong kulit khitanmu, dan itu akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. 12Setiap bayi laki-laki yang berumur 8 hari dalam keturunanmu juga harus disunat, baik yang lahir di rumahmu ataupun yang kamu beli dari orang asing, yaitu mereka yang tidak termasuk dalam keturunanmu. 13Jadi, baik yang lahir di rumahmu maupun yang dibeli dengan uangmu, mereka harus disunat. Dengan begitu, perjanjian-Ku ada dalam dagingmu sebagai perjanjian yang kekal. 14Namun, laki-laki yang tidak disunat, yaitu yang kulit khatannya tidak dipotong, dia harus disingkirkan dari bangsanya sebab dia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Ani El Shaddai — Akulah Allah Yang Mahakuasa: perkenalan nama yang mengubah segalanya

Ketika Abram berumur 99 tahun, TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berkata kepadanya, 'Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku tanpa cela.' Setelah 13 tahun keheningan — Ismael lahir, tumbuh menjadi remaja 13 tahun, dan tidak ada wahyu baru — tiba-tiba Allah hadir. Bukan melalui mimpi, bukan melalui malaikat: 'TUHAN menampakkan diri' (vayyera' YHWH) — penampakan langsung. Allah memperkenalkan diri dengan nama baru: El Shaddai. Dan langsung memberikan dua hal: identitas-Nya ('Akulah') dan perintah ('hiduplah tanpa cela'). Sebelum janji, ada panggilan kepada kesetiaan. Sebelum berkat, ada syarat karakter.

Di mana

Kanaan — tenda Abraham di wilayah Mamre atau sekitarnya

Penampakan ilahi langsung kepada Abraham · setelah 13 tahun keheningan sejak kelahiran Ismael

Kapan

Sekitar 1861 SM — 13 tahun setelah kelahiran Ismael; Abraham berumur 99 tahun

Pembaruan perjanjian dengan nama ilahi baru dan syarat baru

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kelahiran Ismael saat Abraham 86 tahun (16:16)
Abraham tersungkur dan Allah memberikan perjanjian baru (17:3)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN (Allah El Shaddai)

Allah yang memperkenalkan diri-Nya dengan nama baru: El Shaddai — Allah Yang Mahakuasa — dan memberikan perintah hidup tanpa cela di hadapan-Nya

A

Kepada

Abram (99 tahun)

Pria berumur 99 tahun yang sudah 24 tahun menunggu janji, 13 tahun hidup bersama Ismael tapi tanpa konfirmasi wahyu tentang pewaris — kini Allah muncul kembali

Arti tiap ayat

Penjelasan Kejadian 17:1-14 Ayat per Ayat

Kejadian 17:1

Saat Abram berusia 99 tahun, Tuhan menampakkan diri dan memperkenalkan diri sebagai Allah Yang Mahakuasa. Dia memanggil Abram untuk hidup tanpa cela di hadapan-Nya. Ini menegaskan bahwa Tuhan ingin hubungan yang dekat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:2

Tuhan berjanji untuk mengadakan perjanjian dengan Abram dan melipatgandakan keturunannya menjadi sangat banyak. Ini berarti Tuhan mengambil inisiatif untuk mengikat diri-Nya dengan janji yang pasti, memberikan harapan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:3

Abram tersungkur dengan wajahnya, sikap penyembahan dan ketundukan total kepada Allah. Ini menunjukkan respons yang tepat terhadap kehadiran dan firman Tuhan, mengakui kebesaran-Nya dan kerendahan hati di hadapan-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:4

Tuhan menyatakan bahwa perjanjian-Nya dengan Abram akan menjadikannya bapak dari banyak bangsa. Ini memberinya identitas baru dan menyatakan bahwa janji Tuhan bukan hanya untuk Abram secara pribadi, tetapi untuk banyak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:5

Tuhan mengubah nama Abram menjadi Abraham, yang berarti 'bapak banyak bangsa', sebagai tanda dari janji-Nya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan mengubah identitas seseorang sesuai dengan rencana-Nya, dan nama baru itu adalah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:6

Tuhan menjanjikan bahwa Abraham akan menjadi sangat berketurunan, menjadi bangsa-bangsa, dan raja-raja akan muncul darinya. Ini menekankan janji kesuburan, kekuatan, dan otoritas yang akan datang melalui garis…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:7

Allah menegaskan bahwa perjanjian-Nya dengan Abraham dan keturunannya bersifat kekal. Intinya, Allah berjanji menjadi Allah bagi Abraham dan semua keturunannya, menjalin hubungan pribadi yang melampaui generasi.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:8

Allah menjanjikan tanah Kanaan sebagai milik kekal bagi Abraham dan keturunannya, dan sekali lagi menegaskan bahwa Ia akan menjadi Allah mereka. Ini menunjukkan bahwa janji Allah meliputi berkat materi dan rohani.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:9

Allah menekankan bahwa Abraham dan keturunannya harus setia dalam memegang perjanjian, menunjukkan bahwa hubungan perjanjian memiliki kewajiban di pihak manusia, bukan hanya janji sepihak dari Allah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:10

Allah memberikan tanda fisik dari perjanjian-Nya melalui sunat bagi setiap laki-laki. Ini menjadi tanda identitas umat Allah yang membedakan mereka secara fisik dan rohani.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:11

Sunat adalah tanda perjanjian yang harus dipotong pada kulit sebagai simbol fisik bahwa seseorang termasuk dalam umat perjanjian Allah. Ini menunjukkan kesungguhan dan komitmen lahiriah dari perjanjian.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:12

Sunat dilakukan pada bayi laki-laki pada hari kedelapan, termasuk anak-anak yang dilahirkan di rumah atau dibeli dari orang asing. Ini menunjukkan perjanjian Allah meliputi seluruh rumah tangga Abraham.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:13

Ayat ini menegaskan bahwa sunat berlaku bagi semua laki-laki di rumah Abraham, baik yang lahir di rumahnya maupun yang dibeli. Ini menunjukkan bahwa perjanjian Allah mencakup seluruh komunitas, bukan hanya keluarga…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 17:14

Ayat ini memperingatkan bahwa laki-laki yang tidak disunat akan dikeluarkan dari bangsanya karena melanggar perjanjian. Ini menekankan keseriusan perjanjian Allah dan konsekuensi dari ketidaktaatan, menunjukkan bahwa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kejadian 17 selengkapnya