Tirai yang Tidak Boleh Dilewati
Imamat 21:23
Kekudusan Para Imam
“Dia tidak boleh mendekati mazbah atau melewati tirai karena dia cacat. Dengan demikian, dia tidak akan mencemarkan tempat kudus-Ku. Akulah TUHAN yang menguduskan mereka.’””Imamat 21:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hanya janganlah ia datang sampai ke tabir dan janganlah ia datang ke mezbah, karena badannya bercacat, supaya jangan dilanggarnya kekudusan seluruh tempat kudus-Ku, sebab Akulah TUHAN, yang menguduskan mereka."”Imamat 21:23 · TB
Terjemahan Baru
“Karena orang itu cacat badannya, ia tak boleh mendekati tirai yang memisahkan Ruang Suci atau mezbah. Ia tak boleh menajiskan benda-benda yang sudah dikhususkan untuk Aku, karena Akulah TUHAN, dan Akulah yang mengkhususkan barang-barang itu."”Imamat 21:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hanya saja, karena kelainan tubuhnya itu, dia tidak diizinkan mendekati mezbah atau masuk ke kemah-Ku, supaya tidak mencemari seluruh tempat suci-Ku, sebab Aku, TUHAN, sudah menyucikan semuanya itu.””Imamat 21:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Only he shall not go in unto the vail, nor come nigh unto the altar, because he hath a blemish; that he profane not my sanctuaries: for I the LORD do sanctify them.”Imamat 21:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 21:23?
Imam yang cacat tidak boleh mendekati mazbah atau melewati tirai agar tidak mencemarkan tempat kudus. Ini menegaskan batasan yang jelas bagi mereka, tetapi juga menunjukkan bahwa kekudusan Allah tidak boleh dilanggar.
Latar belakang
Dua batas yang tidak boleh dilangkari imam yang cacat
Larangan dipertegas dengan dua batas konkret: tidak boleh mendekati mazbah, dan tidak boleh melewati tirai (yang memisahkan ruang kudus dari ruang mahakudus). Alasannya eksplisit: supaya tempat kudus Allah tidak tercemar. Penting dicatat: ini bukan tentang menghukum imam yang cacat, tapi melindungi kekudusan tempat pertemuan antara Allah dan umat.
Di mana
Gurun Sinai
Di kaki Gunung Sinai · di dekat Kemah Suci dengan tirai pemisah
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Para Imam (anak-anak Harun)
Pelayan ibadah di Kemah Suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַפָּרֹכֶת
happarokhet · tirai
Tirai atau tabir pemisah yang digantung di Kemah Suci — memisahkan area ibadah umum dari Ruang Mahakudus; robeknya tirai ini adalah momen teologis besar dalam PB.
יְחַלֵּל
yechallel · mencemarkan
Dari 'chalal' — membuat yang kudus menjadi profan; mencemarkan tempat kudus adalah pelanggaran serius yang bisa mengganggu relasi Allah dengan seluruh umat.
מְקַדְּשָׁם
meqaddessham · menguduskan
Yang menguduskan mereka — Allah sendiri yang menjadi sumber kekudusan para imam; ini penekanan akhir yang penting: bukan upaya manusia yang menguduskan, tapi Allah.
Happarokhet (tirai) adalah batas fisik yang memisahkan yang kudus dari yang mahakudus. Yechallel (mencemarkan) adalah konsekuensi yang harus dihindari. Tapi akhirnya, meqaddessham (yang menguduskan mereka) mengingatkan: Allah-lah inisiator kekudusan, dan Dia juga yang menjaganya.
Tahukah kamu
Tirai pemisah di Kemah Suci
Tirai (parokhet) ini memisahkan Ruang Kudus dari Ruang Mahakudus — tempat di mana hanya Imam Besar boleh masuk, setahun sekali, pada Hari Pendamaian. Tirai ini robek dari atas ke bawah saat Yesus mati (Matius 27:51) — simbol akses penuh ke hadirat Allah yang sekarang terbuka bagi semua orang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 21:23
Keluaran 26:33
tirai dan fungsinya
“Kamu harus menggantung tirai di bawah pengait-pengait itu, lalu bawalah tabut kesaksian itu ke sana, ke dalam ruang yang ada di balik tirai.”
Matius 27:51
tirai robek saat Yesus mati
“Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas ke bawah, dan tanah pun bergoncang.”
Ibrani 10:19-20
akses melewati tirai melalui Yesus
“Oleh darah Yesus kita sekarang dengan bebas dapat masuk ke tempat kudus... melalui suatu jalan baru dan yang hidup, yang Ia buka bagi kita melalui tabir itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 21:23
✕ Sering dikira
"Imam yang cacat mencemarkan tempat kudus dengan keberadaannya"
✓ Yang sebenarnya
Pencemaran terjadi jika mereka melewati tirai atau mendekati mazbah untuk melayani — bukan sekadar karena mereka ada di dekat Kemah Suci.
✕ Sering dikira
"Tirai itu permanen dan tidak bisa ditembus siapa pun"
✓ Yang sebenarnya
Imam Besar melewati tirai setahun sekali pada Hari Pendamaian. Dan dalam PB, Yesus 'membuka' jalan baru melalui tirai itu bagi semua orang.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 21:23
Ada batasan-batasan yang harus kita hormati dalam kehidupan rohani. Belajar untuk menghormati otoritas dan aturan, serta menjaga kekudusan dalam setiap pendekatan kita kepada Tuhan. Jangan memaksakan diri melampaui batas yang telah ditetapkan.
Ya Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk menghormati kekudusan-Mu dan berjalan dalam batas-batas yang Engkau tetapkan. Amin.