Hanya Ruam Biasa, Bukan Kusta
Imamat 13:6
Hukum Kusta: Najis atau Tahir?
“Lalu, imam harus memeriksanya kembali pada hari yang ketujuh. Jika penyakit itu telah pudar dan tanda itu tidak menyebar di kulit, tujuh hari kemudian, imam harus memeriksanya lagi. Jika infeksi itu telah hilang dan tidak menyebar pada kulitnya, imam harus menyatakan bahwa orang itu tahir, itu hanya ruam. Lalu, dia harus mencuci pakaiannya dan menjadi tahir.”Imamat 13:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia untuk kedua kalinya; bila penyakit itu menjadi pudar dan tidak meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia tahir; itu hanya bintil-bintil. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan ia menjadi tahir.”Imamat 13:6 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari yang ketujuh imam harus memeriksanya kembali, dan kalau bagian yang sakit sudah pudar dan tidak menyebar, imam harus menyatakan orang itu bersih. Itu penyakit kulit yang tidak berbahaya. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan ia menjadi bersih.”Imamat 13:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari yang ketujuh sesudah pengasingan yang kedua, orang itu harus kembali untuk diperiksa lagi. Jika imam melihat bahwa penyakitnya memudar dan tidak menyebar, imam akan menyatakan bahwa orang itu tidak najis. Ruam itu tidak berbahaya. Kemudian orang itu harus mencuci pakaiannya, dan dia tidak lagi najis.”Imamat 13:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the priest shall look on him again the seventh day: and, behold, if the plague be somewhat dark, and the plague spread not in the skin, the priest shall pronounce him clean: it is but a scab: and he shall wash his clothes, and be clean.”Imamat 13:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 13:6?
Setelah periode kedua, jika penyakit pudar dan tidak menyebar, imam menyatakan orang itu tahir, dan ia hanya ruam. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan menjadi tahir. Ini menunjukkan bahwa ada penyakit kulit yang tidak menular dan orang bisa kembali normal setelah melalui proses pemurnian.
Latar belakang
Vonis akhir: ruam biasa, cuci pakaian dan pulang
Setelah pemeriksaan di hari keempat belas, jika infeksi memudar dan tidak meluas, imam menyatakan orang itu tahir. Ini bukan kusta — hanya ruam biasa. Namun ada satu tindakan yang tetap diwajibkan: mencuci pakaian. Ini menunjukkan bahwa meski bukan kusta, kebersihan tetap penting setelah dua minggu isolasi.
Di mana
Perkemahan Israel, Sinai
Area pemeriksaan kesehatan · setelah pengamatan 14 hari
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang memberi hukum kepada umat-Nya
Kepada
Para Imam Israel
Penjaga ritual dan kesehatan komunitas Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָהֵר
taher · tahir
Status ritual yang membolehkan seseorang berpartisipasi penuh dalam kehidupan komunitas dan ibadah; lawan dari najis (tame').
מִסְפַּחַת
mispachath · ruam
Erupsi kulit ringan yang tidak berbahaya; dibedakan secara tegas dari kusta sejati yang mengharuskan pengasingan permanen.
כִּבֶּס בְּגָדָיו
kibbes begadav · mencuci pakaian
Tindakan pemurnian yang wajib dilakukan setelah periode isolasi — simbol transisi kembali ke komunitas yang bersih.
Perbedaan antara 'ruam' dan 'kusta' sangat penting: yang pertama berakhir dengan mencuci pakaian dan pulang, yang kedua berakhir dengan pengasingan jangka panjang.
Tahukah kamu
Cuci pakaian sebagai ritual pemulihan
Mencuci pakaian adalah tanda transisi dari status 'terasing' ke 'diterima kembali' dalam komunitas Israel. Tindakan fisik sederhana ini memiliki makna simbolis besar: tubuh dan harta benda orang tersebut kini bersih dan siap kembali ke kehidupan normal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 13:6
Imamat 14:8
cuci pakaian, tahir
“Kemudian, orang yang akan ditahirkan itu harus mencuci pakaiannya, mencukur semua rambutnya, dan mandi dengan air. Maka, dia menjadi tahir.”
Imamat 11:25
cuci pakaian ritual
“Siapa pun yang membawa bangkainya harus mencuci pakaiannya dan menjadi najis sampai matahari terbenam.”
Bilangan 19:19
ritual pentahiran
“Orang yang tahir harus memercikkan air itu kepada orang yang najis pada hari yang ketiga dan pada hari yang ketujuh. Pada hari yang ketujuh, dia harus mentahirkan orang yang najis itu. Orang yang najis itu harus mencuci pakaiannya dan mandi dengan air, maka dia menjadi tahir pada matahari terbenam.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 13:6
✕ Sering dikira
Kalau ruam biasa, tidak perlu cuci pakaian
✓ Yang sebenarnya
Teks jelas mewajibkan mencuci pakaian bahkan untuk kasus yang dinyatakan bukan kusta — kebersihan tetap diperlukan.
✕ Sering dikira
Tahir berarti Allah mengampuni dosanya
✓ Yang sebenarnya
Tahir di sini adalah status medis-ritual, bukan pengampunan dosa — kondisi yang membuat seseorang layak kembali ke komunitas.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 13:6
Ada masalah yang bisa hilang dengan sendirinya. Namun, kita tetap perlu 'mencuci'—memperbarui diri dan menjaga kebersihan rohani setelah dipulihkan.
Tuhan, aku bersyukur untuk pemulihan yang Kau berikan. Bersihkanlah hatiku dan pakailah aku untuk kemuliaan-Mu. Amin.