Takut menyia-nyiakan janji
Ibrani 4:1-13
Janji untuk Masuk ke Tempat Perhentian Allah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Takut Kehilangan Peluang
Penulis memperingatkan jemaat: jangan sampai seperti nenek moyang mereka di padang gurun yang menolak janji Allah. Peluang untuk masuk ke istirahat Allah masih terbuka, tapi hanya untuk yang percaya dan taat.
Di mana
Yerusalem atau Roma
Jemaat mula-mula era Apostolik
Kapan
~60 M
Masa Apostolik
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Pemimpin jemaat yang menulis kepada orang Kristen Yahudi
Kepada
Orang-orang Kristen Yahudi
Jemaat yang terancam kehilangan iman mereka
Arti tiap ayat
Penjelasan Ibrani 4:1-13 Ayat per Ayat
Ibrani 4:1
Ayat ini mengingatkan kita bahwa janji Allah untuk masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Kita harus waspada agar tidak gagal mendapatkannya, karena janji itu nyata dan penting. Rasa takut di sini bukan ketakutan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:2
Kabar baik (Injil) diberitakan kepada bangsa Israel di padang gurun, sama seperti kepada kita. Namun, berita itu tidak berguna bagi mereka karena mereka tidak memadukannya dengan iman. Iman bukan sekadar mendengar,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:3
Kita yang percaya akan masuk ke dalam perhentian Allah, tetapi orang Israel yang tidak percaya tidak akan memasukinya. Allah bersumpah dalam murka-Nya bahwa mereka tidak akan masuk, karena ketidakpercayaan mereka.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:4
Ayat ini mengutip Kejadian 2:2, menunjukkan bahwa Allah berhenti dari segala pekerjaan-Nya pada hari ketujuh. Perhentian ini menjadi gambaran dari perhentian yang Allah sediakan bagi umat-Nya. Ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:5
Ayat ini mengulangi perkataan Allah yang menyatakan bahwa orang Israel yang tidak percaya tidak akan masuk ke dalam perhentian-Nya. Ini menegaskan bahwa perhentian yang dijanjikan bukan sekadar Tanah Perjanjian,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:6
Meskipun banyak yang gagal masuk, janji perhentian masih tetap terbuka bagi sebagian orang. Kabar baik telah diberitakan kepada mereka, tetapi mereka gagal karena ketidaktaatan. Ini menunjukkan bahwa perhentian itu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:7
Ayat ini menekankan bahwa Allah memberikan kesempatan baru untuk memasuki perhentian-Nya, yang disebut 'hari ini'. Ini mengutip Mazmur 95:7-8, mengingatkan kita untuk tidak mengeraskan hati seperti nenek moyang di…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:8
Ayat ini menunjukkan bahwa perhentian yang dijanjikan bukanlah yang diberikan Yosua, yaitu tanah Kanaan. Sebab, jika itu sudah final, tidak akan ada lagi pembicaraan tentang 'hari ini' di zaman Daud.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:9
Ayat ini menyimpulkan bahwa masih ada 'sabbath rest' atau perhentian Sabat yang tersisa bagi umat Allah, yaitu perhentian yang sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya. Ini bukan sekadar hari Sabat, tetapi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:10
Orang yang masuk ke dalam perhentian Allah berhenti dari pekerjaannya sendiri, sama seperti Allah berhenti dari karya penciptaan-Nya. Ini berbicara tentang berhenti dari usaha menyelamatkan diri sendiri dan masuk dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:11
Penulis mendorong kita untuk berusaha sungguh-sungguh masuk ke dalam perhentian itu, agar tidak ada yang jatuh dengan mengikuti contoh ketidaktaatan bangsa Israel di padang gurun.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:12
Firman Allah itu hidup, berkuasa, dan tajam melebihi pedang bermata dua. Ia membedah sampai ke kedalaman jiwa dan roh, serta menilai pikiran dan niat hati manusia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ibrani 4:13
Ayat ini menegaskan bahwa Allah melihat segala sesuatu yang kita lakukan, bahkan yang tersembunyi sekalipun. Firman Allah begitu tajam dan berkuasa, mampu menembus sampai ke bagian terdalam diri kita untuk menilai…
Arti lengkap, studi kata & renungan →