Bulu Domba Kering di Tengah Embun
Hakim-hakim 6:40
Gideon: Gianjur Takut yang Jadi Pahlawan
“Allah berbuat demikian pada malam itu. Bagian yang kering hanya guntingan bulu, sedangkan di atas seluruh tanah itu terkena embun.”Hakim-hakim 6:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan demikianlah diperbuat Allah pada malam itu, sebab hanya guntingan bulu itu yang kering, dan di atas seluruh tanah itu ada embun.”Hakim-hakim 6:40 · TB
Terjemahan Baru
“Malam itu Allah melakukan apa yang diminta Gideon itu, sehingga keesokan paginya bulu domba itu ternyata kering, tapi tanahnya telah basah karena embun.”Hakim-hakim 6:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Allah pun melakukan permintaan Gideon pada malam itu. Bulu dombanya kering, tetapi tanah di sekitarnya tertutup embun.”Hakim-hakim 6:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And God did so that night: for it was dry upon the fleece only, and there was dew on all the ground.”Hakim-hakim 6:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 6:40?
Allah kembali mengabulkan permintaan Gideon: tanah menjadi basah oleh embun, tetapi bulu domba tetap kering. Dengan demikian, Gideon mendapat kepastian yang lebih kuat bahwa Allah akan menyelamatkan Israel melalui dia. Peristiwa ini menunjukkan kesabaran Allah dalam membangun iman Gideon.
Latar belakang
Tanda Kedua untuk Gideon
Gideon meminta tanda kedua kepada TUHAN: kali ini, bulu domba harus kering sementara tanah di sekitarnya basah oleh embun. Ia melakukan ini untuk menguatkan imannya bahwa TUHAN benar-benar akan memakai dia menyelamatkan Israel. TUHAN mengabulkan permintaan itu, dan keesokan paginya tanah basah, bulu domba kering.
Di mana
Ofra
Tempat pengirikan di Ofra, milik keluarga Gideon
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis Kitab Hakim-hakim, menyusun sejarah Israel dari generasi ke generasi.
Kepada
Pembaca
Orang Israel yang hidup setelah zaman Hakim-hakim, belajar dari masa lalu.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָרֵב
ḥarev · kering
kering, tanpa air atau kelembapan
גִּזָּה
gizzah · bulu domba
bulu yang dicukur dari domba
טַל
tal · embun
embun, tetesan air yang mengembun di pagi hari
Ketiga kata ini menunjukkan mukjizat yang membalikkan hukum alam: bulu domba yang biasanya basah menjadi kering, dan tanah yang biasanya kering menjadi basah. Ini menegaskan bahwa Allah berkuasa atas ciptaan, dan Gideon tidak perlu ragu lagi akan panggilannya.
Tahukah kamu
Bulu Domba yang Kering
Bulu domba biasanya mudah menyerap kelembapan, jadi saat bulu itu tetap kering di tengah tanah berembun, itu jelas mukjizat. Ini juga menjadi alasan mengapa orang-orang kemudian menyebut 'ujian bulu domba' sebagai cara meminta kepastian dari Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:40
Hakim-hakim 6:37
Tanda pertama
“sesungguhnya aku akan meletakkan guntingan bulu domba di tempat pengirikan. Apabila embun hanya ada di atas guntingan bulu domba, tetapi tanah di dekatnya kering...”
Keluaran 4:1-9
Tanda dari Allah
“Lalu Musa menjawab, 'Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku...' TUHAN berfirman, 'Lemparkanlah tongkatmu...'”
Yesaya 7:11
Meminta tanda
“Mintalah suatu tanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu dari dunia orang mati yang di bawah atau dari tempat tinggi di atas.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:40
✕ Sering dikira
Menganggap meminta tanda seperti ini adalah cara yang benar untuk selalu menguji Allah.
✓ Yang sebenarnya
Gideon meminta tanda karena imannya lemah, dan Allah sabar menanggapinya. Ini bukan pola umum untuk diikuti; kita dipanggil untuk percaya pada firman-Nya.
✕ Sering dikira
Mengira mukjizat bulu domba ini berarti Allah membalikkan hukum alam dengan cara yang sama setiap kali kita minta tanda.
✓ Yang sebenarnya
Mukjizat ini unik untuk Gideon, dan fokusnya adalah pada kuasa Allah, bukan pada metode 'bulu domba' sebagai rumus.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 6:40
Allah sabar dalam mengajar kita, bahkan saat kita berulang kali ragu. Dia tidak marah atas kelemahan kita, tetapi ingin kita semakin yakin pada janji-Nya. Percayalah, Tuhan akan menguatkan kita menghadapi tantangan yang Dia percayakan.
Bapa, mampukan aku untuk percaya penuh pada-Mu, dan jadikan setiap keraguanku menjadi kesempatan untuk mengalami kesetiaan-Mu. Amin.