Malaikat TUHAN di Bokhim
Hakim-hakim 2:1
Siklus Dosa dan Pembebasan
“Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman, “Aku telah menuntun kamu keluar dari Mesir dan membawamu ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu. Dan, Aku telah berfirman, ‘Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya.”Hakim-hakim 2:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman: "Telah Kutuntun kamu keluar dari Mesir dan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu, dan Aku telah berfirman: Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya,”Hakim-hakim 2:1 · TB
Terjemahan Baru
“Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berkata kepada orang-orang Israel, "Aku sudah mengeluarkan kamu dari Mesir, dan membawa kamu ke negeri yang telah Kujanjikan kepada nenek moyangmu. Sudah Kukatakan pula, 'Ikatan janji antara Aku dengan kamu tak akan Kuputuskan.”Hakim-hakim 2:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Seorang malaikat wakil TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokim untuk menegur bangsa Israel. Dia menyampaikan pesan TUHAN yang berkata, “Aku sudah membawa kalian keluar dari Mesir menuju ke negeri yang Aku janjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang kalian. Aku juga sudah berkata, ‘Aku tidak akan pernah mengingkari perjanjian-Ku dengan kalian.’”Hakim-hakim 2:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And an angel of the LORD came up from Gilgal to Bochim, and said, I made you to go up out of Egypt, and have brought you unto the land which I sware unto your fathers; and I said, I will never break my covenant with you.”Hakim-hakim 2:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 2:1?
Malaikat Tuhan mengingatkan Israel bahwa Allah telah menepati janji-Nya membawa mereka keluar dari Mesir dan memberi tanah Kanaan. Ia juga mengingatkan perintah-Nya agar mereka tidak mengadakan perjanjian dengan penduduk negeri itu dan merobohkan mazbah mereka, tetapi Israel tidak taat.
Latar belakang
Teguran atas Ketidaktaatan
Malaikat TUHAN datang menemui orang Israel di Bokhim untuk mengingatkan mereka bahwa TUHAN telah menuntun mereka keluar dari Mesir dan memberikan negeri ini sesuai janji. Dia juga menegur mereka karena tidak menaati perintah untuk tidak mengikat perjanjian dengan penduduk setempat dan merobohkan mazbah-mazbah mereka.
Di mana
Bokhim
Di tempat pertemuan, kemungkinan dekat Gilgal atau tempat perlindungan
Kapan
~1380 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Malaikat TUHAN
Utusan surgawi yang menyampaikan firman, mewakili kehadiran TUHAN
Kepada
Bangsa Israel
Seluruh umat Israel yang berkumpul, mereka yang telah masuk ke tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָלָה
‘alah · menuntun
naik, pergi ke atas, biasanya dipakai untuk perjalanan dari Mesir ke Kanaan
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian atau ikatan perjanjian yang mengikat
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
tempat pengorbanan/altar untuk mempersembahkan kurban
Kata-kata ini menunjukkan bahwa keselamatan TUHAN ('alah) seharusnya dijawab dengan kesetiaan perjanjian (berit), termasuk menghancurkan berhala (mizbeach) yang menggoda mereka. Ketidaktaatan Israel adalah pemutusan hubungan perjanjian.
Tahukah kamu
Arti Bokhim
Bokhim berarti 'tempat menangis' dalam bahasa Ibrani. Tempat ini dinamai demikian karena bangsa Israel menangis setelah mendengar teguran ini (ayat 4-5).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 2:1
Keluaran 3:8
penuntunan keluar Mesir
“Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas...”
Ulangan 7:2
larangan berperjanjian
“TUHAN, Allahmu, akan menyerahkan mereka kepadamu dan engkau akan mengalahkan mereka, maka kamu harus menumpas mereka sama sekali. Janganlah mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah mengasihani mereka.”
Keluaran 20:3
kesetiaan pada Allah
“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 2:1
✕ Sering dikira
Mengira malaikat TUHAN adalah malaikat biasa, bukan manifestasi TUHAN sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, malaikat TUHAN sering diidentikkan dengan kehadiran TUHAN sendiri, karena berbicara sebagai 'Aku' atas nama TUHAN.
✕ Sering dikira
Mengira 'Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku' berarti TUHAN tidak akan menghukum mereka.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pernyataan kesetiaan TUHAN untuk menepati janji, tetapi juga membawa konsekuensi jika umat tidak setia; janji tetap berlaku, tetapi hukuman bisa datang.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 2:1
Allah selalu setia pada janji-Nya, tetapi kita sering melupakan perintah-Nya. Saat kita mengingat kebaikan Tuhan di masa lalu, mari periksa apakah kita juga taat pada firman-Nya.
Tuhan, terima kasih atas kesetiaan-Mu; ampuni aku jika aku gagal menaati perintah-Mu, dan tolong aku untuk hidup taat hari ini. Amin.