Penjagaan di Sungai Yordan
Hakim-hakim 12:5
Ujian Kata Sandi di Sungai
“Orang-orang Gilead merebut tempat-tempat penyeberangan Sungai Yordan untuk menghadapi suku Efraim. Ketika ada suku Efraim yang lari dan berkata, “Biarkanlah aku menyeberang,” orang-orang Gilead berkata kepadanya, “Engkau orang Efraim?” Jika dia menjawab, “Bukan,””Hakim-hakim 12:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Untuk menghadapi suku Efraim itu, maka orang Gilead menduduki tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan. Apabila dari suku Efraim ada yang lari dan berkata: "Biarkanlah aku menyeberang," maka orang Gilead berkata kepadanya: "Orang Efraimkah engkau?" Dan jika ia menjawab: "Bukan,"”Hakim-hakim 12:5 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang Gilead yang sedang berperang itu, menduduki tempat-tempat penyeberangan di Sungai Yordan, supaya dapat mencegat orang-orang Efraim yang mau lari. Pada waktu seorang Efraim, yang hendak melarikan diri, minta izin untuk menyeberang, orang Gilead bertanya kepadanya, "Apakah kau orang Efraim?" Kalau ia menjawab, "Bukan,"”Hakim-hakim 12:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang Gilead merebut tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan untuk mencegat orang Efraim yang hendak lewat. Ketika orang Efraim yang mencoba kabur berkata, “Biarkan aku menyeberang,” maka orang Gilead bertanya, “Apakah kamu orang Efraim?” Kalau dia menjawab, “Bukan,””Hakim-hakim 12:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Gileadites took the passages of Jordan before the Ephraimites: and it was so, that when those Ephraimites which were escaped said, Let me go over; that the men of Gilead said unto him, Art thou an Ephraimite? If he said, Nay;”Hakim-hakim 12:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 12:5?
Orang Gilead menguasai tempat penyeberangan Sungai Yordan untuk mencegah suku Efraim melarikan diri. Mereka mengidentifikasi orang Efraim dengan menanyakan asal-usul mereka, dan jika orang itu menyangkal, mereka menguji cara bicaranya.
Latar belakang
Perangkap di Penyeberangan
Orang Gilead menguasai lokasi penyeberangan Sungai Yordan untuk menghadapi pelarian Efraim. Setiap orang yang ingin menyeberang ditanyai asal-usulnya, dan jika mengaku bukan Efraim, mereka diuji lebih lanjut.
Di mana
Sungai Yordan (dekat Zafon)
Tempat penyeberangan sungai, dijaga tentara Gilead
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator kitab
Pencatat sejarah yang cermat
Kepada
Pembaca
Orang Israel yang belajar dari masa lalu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָבַר
avar · menyeberang
bergerak melewati atau melintasi
מַעֲבָר
ma'avar · penyeberangan
tempat fords atau menyeberang
פָּלַט
palat · lari
melarikan diri, lolos dari bahaya
Ketiga kata ini menggarisbawahi momen genting: orang Efraim yang melarikan diri (palat) harus melewati tempat penyeberangan (ma'avar) untuk menyeberang (avar), tetapi justru di sana mereka dihadang.
Tahukah kamu
Pentingnya Sungai sebagai Batas
Sungai Yordan adalah batas alami antara Gilead dan wilayah Efraim, sehingga penyeberangan menjadi titik strategis untuk menyergap musuh yang melarikan diri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 12:5
Yosua 22:11
Sungai Yordan sebagai batas
“Orang Israel mendengar bahwa bani Ruben dan bani Gad membangun mezbah di tepi sungai Yordan.”
Hakim-hakim 3:28
Menguasai penyeberangan
“Ehud berkata, 'Ikutlah aku, sebab TUHAN menyerahkan orang Moab ke tanganmu.'”
Hakim-hakim 12:6
Lanjutan langsung
“Uji syibolet terjadi tepat setelahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 12:5
✕ Sering dikira
Mengira semua orang di penyeberangan ditanya, padahal hanya yang mencurigakan.
✓ Yang sebenarnya
Mereka menanyai setiap orang yang ingin menyeberang, mungkin untuk memastikan siapa mereka.
✕ Sering dikira
Menganggap ini tindakan kejam tanpa alasan, padahal itu strategi perang untuk menangkap musuh yang tersisa.
✓ Yang sebenarnya
Meski kejam, secara militer itu efektif untuk menghabisi lawan yang melarikan diri.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 12:5
Seringkali kita menghakimi orang dari ciri-ciri lahiriah seperti logat atau penampilan. Belajarlah untuk melihat hati dan karakter, bukan hanya penampilan luar, karena Tuhan melihat hati (1 Samuel 16:7).
Tuhan, ubah caraku memandang orang lain, agar aku tidak menghakimi dari hal-hal eksternal, tetapi melihat seperti Engkau melihat. Amin.