Silsilah Ezra dan Konteks Sejarah
Ezra 7:1
Ezra Diutus Raja Persia
“Hal-hal ini terjadi pada masa pemerintahan Artahsasta, raja Persia. Ezra adalah anak Seraya, anak Azarya, anak Hilkia,”Ezra 7:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian dari pada semuanya itu, pada zaman pemerintahan Artahsasta, raja negeri Persia, maka Ezra 7.2–9 28 berangkatlah Ezra bin Seraya bin Azarya bin Hilkia”Ezra 7:1 · TB
Terjemahan Baru
“Bertahun-tahun kemudian, ketika Artahsasta memerintah sebagai raja Persia, ada seorang laki-laki bernama Ezra, dari keturunan Imam Agung Harun. Garis keturunannya dari bawah ke atas adalah sebagai berikut: Ezra, Seraya, Azarya, Hilkia,”Ezra 7:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya, Ezra, adalah ahli Taurat yang sangat terdidik dalam hukum-hukum TUHAN yang diberikan kepada bangsa Israel melalui Musa. Saya adalah anak Seraya. Daftar leluhur saya mulai dari imam besar yang pertama yaitu Harun, kemudian Eleazar, Pinehas, Abisua, Buki, Uzi, Zeruya, Merayot, Azarya, Amaria, Ahitub, Zadok, Salum, Hilkia, Azarya, Seraya. Beberapa tahun setelah pembangunan rumah TUHAN, saya berangkat dari Babel ke Yerusalem. Sejumlah imam, orang Lewi, para pemusik, penjaga gerbang, dan pekerja rumah TUHAN juga ikut bersama saya. Kami pergi pada tahun ketujuh pemerintahan Raja Artasasta di negeri Persia, tepatnya tanggal satu bulan pertama. Dengan pertolongan Allah, kami tiba di Yerusalem pada tanggal satu bulan kelima. Raja membekali saya dengan apa pun yang saya minta, sebab TUHAN Allah menyertai saya.”Ezra 7:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now after these things, in the reign of Artaxerxes king of Persia, Ezra the son of Seraiah, the son of Azariah, the son of Hilkiah,”Ezra 7:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 7:1?
Ayat ini memperkenalkan Ezra dan silsilahnya, menunjukkan bahwa ia berasal dari garis keturunan Harun, imam agung pertama. Ini menegaskan otoritas dan kredibilitasnya sebagai imam dan ahli Taurat.
Latar belakang
Memperkenalkan Ezra dan raja
Ayat 1 membuka pasal dengan menyebutkan masa pemerintahan Artahsasta, raja Persia. Ini memperkenalkan Ezra, seorang imam dan ahli Taurat, yang silsilahnya akan dilanjutkan pada ayat 2-5.
Di mana
Yerusalem
Dalam narasi sejarah, latar umumnya di Yerusalem dan Babel
Kapan
~458 SM
Pemulihan pasca-pembuangan
Yang berbicara
Penulis kitab Ezra
Penulis kitab, mungkin Ezra sendiri atau seorang sezaman, menyusun catatan sejarah ini.
Kepada
Pembaca kitab Ezra
Orang Israel yang kembali dari pembuangan, perlu memahami akar sejarah mereka.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַלְכוּת
malkut · pemerintahan
Kekuasaan atau masa kekuasaan seorang raja.
מֶלֶךְ
melekh · raja
Penguasa tertinggi, dalam konteks ini raja Persia.
עֶזְרָא
'Ezra · Ezra
Nama yang berarti 'Tuhan menolong'.
Ketiga kata ini menekankan bahwa Allah bekerja melalui kekuasaan politik dan nama Ezra yang berarti 'Pertolongan Tuhan', mengingatkan bahwa pemulihan Israel dimungkinkan oleh campur tangan ilahi di balik takhta Persia.
Tahukah kamu
Artahsasta yang mana?
Beberapa penafsir mengidentifikasi Artahsasta ini sebagai Artahsasta I (465-424 SM), bukan Artahsasta II atau III, berdasarkan kronologi sejarah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 7:1
Ezra 6:14
Nama raja sama
“Para tua-tua orang Yahudi membangun dan berhasil karena dorongan nabi Hagai dan Zakharia... sesuai dengan perintah Allah Israel dan perintah Kores, Darius, dan Artahsasta, raja Persia.”
Nehemia 2:1
Raja yang sama
“Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, ketika aku sedang menuangkan anggur untuk raja, aku mengangkat muka dan wajahku sedih di hadapannya.”
Mazmur 75:6-7
Tuhan di atas raja
“Sebab bukan dari timur atau barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian, tetapi Allah adalah Hakim; Ia merendahkan yang satu dan meninggikan yang lain.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ezra 7:1
✕ Sering dikira
Mengira Artahsasta adalah raja yang sama dengan Ahasweros dalam kitab Ester.
✓ Yang sebenarnya
Artahsasta adalah raja yang berbeda; Ahasweros umumnya dianggap sebagai Xerxes I, ayah Artahsasta I.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa Ezra adalah imam besar, karena silsilahnya disebutkan sampai Harun.
✓ Yang sebenarnya
Silsilah menunjukkan garis keturunan imam, tetapi tidak berarti ia menjabat sebagai imam besar; ia disebut 'ahli kitab'.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 7:1
Silsilah Ezra mengingatkan kita bahwa latar belakang dan kesetiaan keluarga dapat menjadi berkat. Namun, iman kita tidak hanya ditentukan oleh silsilah, melainkan oleh keputusan pribadi kita untuk mengikuti Tuhan.
Tuhan, terima kasih untuk akar iman yang Engkau berikan; tolong aku untuk hidup setia seperti Ezra, sehingga namaku pun menjadi berkat. Amin.