Cawan Emas Berisi Kemenyan

Bilangan 7:32

Persembahan Para Pemimpin Israel

PerikopPenahbisan Tenda Suci · Bilangan 7:1-89 →
“Sebuah cawan emas seberat sepuluh syikal yang berisi kemenyan,”

Bilangan 7:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 7:32?

Elizur mempersembahkan sebuah cawan emas seberat sepuluh syikal yang berisi kemenyan. Kemenyan melambangkan doa yang naik kepada Tuhan. Cawan emas ini adalah bagian dari persembahan yang indah dan berharga.

Latar belakang

Perlengkapan Emas

Selain piring dan mangkuk perak, setiap pemimpin mempersembahkan cawan emas berisi kemenyan, yang digunakan dalam ibadah di Kemah Suci.

Di mana

Padang Gurun Sinai

Di depan Kemah Suci, saat pentahbisan mezbah

Kapan

±1440 SM

Perjalanan di Padang Gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pentahbisan Kemah Suci
Pemberangkatan dari Sinai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Bilangan

Tradisi Yahudi mengaitkan dengan Musa, tokoh sentral.

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang meneruskan tradisi ibadah.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כַּף

kaf · cawan

Bejana kecil berbentuk cekung, sering untuk persembahan.

זָהָב

zahav · emas

Logam mulia yang melambangkan kemuliaan dan kehormatan.

לְבוֹנָה

levonah · kemenyan

Getah harum yang dibakar sebagai kurban bau harum.

Cawan emas berisi kemenyan menunjukkan bahwa persembahan terbaik dan doa yang tulus layak dipersembahkan kepada Allah yang kudus.

Tahukah kamu

Kemenyan melambangkan doa

Mazmur 141:2 mengaitkan doa dengan kemenyan yang naik ke hadapan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 7:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 7:32

✕  Sering dikira

Kemenyan hanya untuk membuat bau harum.

✓  Yang sebenarnya

Kemenyan memiliki makna simbolis doa dan penyembahan.

✕  Sering dikira

Cawan emas adalah milik pribadi pemimpin.

✓  Yang sebenarnya

Itu dipersembahkan untuk keperluan Kemah Suci.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 7:32

Doa kita adalah persembahan yang berharga di hadapan Tuhan. Jangan abaikan waktu doa, karena itu seperti menempatkan kemenyan di hadapan-Nya.

Tuhan, jadikan doaku seperti kemenyan yang harum di hadapan-Mu, dan biarlah hatiku tetap setia. Amin.