Israel di Sitim
Bilangan 25:1
Penyembahan Baal-Peor dan Tindakan Pinehas
PerikopIsrael di Peor · Bilangan 25:1-18 →“Bangsa Israel tinggal di Sitim, bangsa itu mulai melakukan pelacuran dengan perempuan Moab.”Bilangan 25:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sementara Israel tinggal di Sitim, mulailah bangsa itu berzinah dengan perempuan-perempuan Moab.”Bilangan 25:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sementara bangsa Israel tinggal di Lembah Sitim, orang-orang lelaki mereka mulai berzinah dengan wanita-wanita Moab yang ada di situ.”Bilangan 25:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara orang Israel tinggal di padang Akasia, sebagian laki-laki Israel mulai melacur dengan perempuan-perempuan Moab yang ada di sana.”Bilangan 25:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Israel abode in Shittim, and the people began to commit whoredom with the daughters of Moab.”Bilangan 25:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 25:1?
Ayat ini mencatat awal kemerosotan moral bangsa Israel saat berkemah di Sitim. Mereka terlibat percabulan dengan perempuan Moab, yang menjadi awal penyembahan berhala dan murka Allah. Ini menunjukkan bahaya kompromi dengan budaya sekitar yang bertentangan dengan kehendak Allah.
Latar belakang
Awal Masalah di Sitim
Orang Israel berkemah di Sitim, dekat tanah Moab. Di sana, mereka mulai terlibat dalam pelacuran ritual dengan perempuan Moab, yang merupakan bagian dari penyembahan berhala. Ayat ini memperlihatkan kerentanan umat terhadap godaan dan dosa, yang berujung pada murka Tuhan.
Di mana
Sitim
Dataran Moab, sebelah timur Sungai Yordan, dekat Gunung Nebo
Kapan
~1400 SM
Perjalanan di padang gurun, menjelang masuk Kanaan
Yang berbicara
Penulis Bilangan
Tradisi Musa, penulis kitab Taurat
Kepada
Pembaca Israel
Umat pilihan Tuhan yang sedang dalam perjalanan ke Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זְנוּת
zenut · pelacuran
Tindakan persundalan, sering dipakai untuk penyembahan berhala secara metaforis
יָשַׁב
yashav · tinggal
Duduk, berdiam, menetap
מוֹאָב
Mo'av · perempuan Moab
Orang dari bangsa Moab, keturunan Lot
Kata 'pelacuran' dalam bahasa Ibrani sering bermakna kiasan untuk ketidaksetiaan rohani, bukan hanya dosa seksual. 'Tinggal' juga bisa berarti 'berdiam' atau 'menetap', menunjukkan bahwa mereka tidak hanya singgah sebentar tetapi mulai betah dan terpengaruh.
Tahukah kamu
Sitim dalam Alkitab
Nama 'Sitim' berarti 'pohon akasia'. Tempat ini adalah lokasi terakhir perkemahan Israel sebelum menyeberangi Sungai Yordan ke Kanaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 25:1
Wahyu 2:14
Dosa serupa
“Demikian juga padamu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang mengajar Balak untuk menjatuhkan batu sandungan di depan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah.”
1 Korintus 10:8
Peringatan
“Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh sebagian dari mereka, sehingga tewas dalam satu hari dua puluh tiga ribu orang.”
Mazmur 106:28
Menggemakan
“Mereka melekat kepada Baal-Peor, dan memakan korban-korban bagi orang mati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 25:1
✕ Sering dikira
Menganggap pelacuran di sini hanya tentang dosa seksual biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pelacuran ritual dalam konteks penyembahan dewa Moab, yang melibatkan hubungan seksual sebagai bagian dari ibadah.
✕ Sering dikira
Mengira 'tinggal' berarti sekadar singgah atau berkemah sementara.
✓ Yang sebenarnya
Kata Ibraninya bisa berarti menetap, menunjukkan mereka sudah betah dan terbuka terhadap pengaruh asing.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 25:1
Ketika kita mulai melonggarkan standar moral, kita bisa dengan mudah terjerumus ke dosa yang lebih besar. Mari menjaga hati dan hidup kita agar tetap setia kepada Allah di tengah godaan dunia.
Ya Tuhan, jagalah aku dari dosa dan godaan, supaya hidupku tetap kudus di hadapan-Mu. Amin.