Permintaan: Kasih Satu Sama Lain
2 Yohanes 1:5
Surat cinta kepada sebuah gereja
“Sekarang, aku minta kepadamu, Ibu, bukan seolah-olah aku menuliskan sebuah perintah baru, melainkan perintah yang sudah kita miliki sejak semula supaya kita saling mengasihi.”2 Yohanes 1:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu--bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya--supaya kita saling mengasihi.”2 Yohanes 1:5 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu, Ibu, saya minta dengan sangat supaya kita semua saling mengasihi. Yang saya kemukakan ini bukanlah suatu perintah yang baru; perintah ini sudah diberikan kepada kita sejak kita mula-mula percaya.”2 Yohanes 1:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sekarang saya mengatakan kepadamu, Ibu, supaya kita semua saling mengasihi. Yang saya tulis ini bukan perintah baru bagimu. Perintah ini sudah ada pada kita sejak semula.”2 Yohanes 1:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And now I beseech thee, lady, not as though I wrote a new commandment unto thee, but that which we had from the beginning, that we love one another.”2 Yohanes 1:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Yohanes 1:5?
Yohanes mengingatkan bahwa perintah untuk saling mengasihi bukanlah hal baru, tetapi sudah diajarkan sejak awal. Ini adalah inti ajaran Kristen yang harus terus dilakukan.
Latar belakang
Permintaan Lemah Lembut dari Mentor Tua
Yohanes sekarang melakukan transisi ke misi utama suratnya. Dia meminta (bukan memerintah) kepada ibu ini untuk memperhatikan kasih. Dia dengan hati-hati mengatakan ini bukan perintah baru—kasih sudah ada sejak awal. Nada Yohanes menunjukkan sensitivitas: dia tidak ingin terlihat seperti seorang tirani, tetapi seorang mentor yang mengingatkan.
Di mana
Efesus
Rumah atau kantor Yohanes; malam yang tenang
Kapan
~90 M
Era pascakenaikan, pergolakan ajaran sesat mulai
Yang berbicara
Yohanes, rasul & penatua
Pemimpin jemaat di Efesus; orang yang pernah bersama Yesus 3 tahun
Kepada
Ibu yang dipilih dan anak-anaknya
Gereja rumah tangga di Asia Kecil; komunitas yang setia pada kebenaran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐρωτάω
erotaō · Minta
Meminta dengan sopan, bukan memerintah dengan otoriter—bentuk rasa hormat dalam permohonan
ἀγάπη
agapē · Kasih
Kasih pilihan, kasih yang memberi tanpa kondisi, cinta yang memprioritaskan kebaikan pihak lain
ἀπ' ἀρχῆς
ap archēs · Sejak semula
Dari awal, dari awal mula pengajaran Kristen—bukan inovasi baru
Yohanes menggunakan ketiga kata ini untuk menunjukkan sikap pastoral yang hangat: dia dengan lemah lembut meminta (bukan memerintah) komunitas untuk terfokus pada kasih (bukan hanya doktrin), yang telah menjadi inti ajaran mereka sejak awal.
Tahukah kamu
Perintah Lama yang Selalu Baru
Dalam teologi Yohanes, kasih adalah sesuatu yang 'lama' karena itu adalah perintah Kristus yang asli ('dari awal'), tetapi juga 'baru' karena setiap generasi harus menemukan kembali maknanya dalam konteks mereka. Yohanes tidak menghadirkan doktrin baru tetapi memanggil komunitas untuk kembali ke inti dari pengajaran mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Yohanes 1:5
1 Yohanes 2:7-8
Yohanes mengeksplorasi paradoks yang sama: kasih adalah perintah lama namun selalu terasa baru
“Perintah lama yang telah kamu miliki sejak awal... tetapi dalam pengertian lain, aku menulis perintah baru kepada kamu”
Yohanes 13:34
Yesus sendiri memberikan perintah kasih kepada murid-muridnya malam terakhir
“Perintah baru kuberikan kepadamu: saling mengasihi”
1 Yohanes 3:11
Yohanes merujuk kembali ke pesan asli yang paling penting
“Sebab itulah berita yang telah kamu dengar sejak awal: bahwa kita harus saling mengasihi”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Yohanes 1:5
✕ Sering dikira
Yohanes memberikan perintah baru tentang kasih yang belum ada sebelumnya
✓ Yang sebenarnya
Yohanes mengingatkan mereka tentang perintah kasih yang sudah ada, yang perlu diperdalam
✕ Sering dikira
Permintaan Yohanes adalah opsional atau lemah
✓ Yang sebenarnya
Permintaan lemah lembut Yohanes adalah bentuk otoriter yang lebih dalam—ini adalah inti dari misi surat ini
Renungan
Renungan Singkat 2 Yohanes 1:5
Perintah untuk saling mengasihi sering terdengar klise, tetapi justru di situlah esensi iman kita. Mulailah dari hal kecil: dengarkan teman yang butuh curhat, bantu rekan kerja, atau tersenyum pada orang yang kita temui. Kasih itu konkret.
Ya Yesus, ubah hatiku agar mampu mengasihi seperti Engkau, terutama saat sulit untuk mengasihi. Amin.