Perjanjian Hizkia untuk berbalik
2 Tawarikh 29:10
Hizkia Memulihkan Ibadah
PerikopHizkia Menyucikan Kembali Bait TUHAN · 2 Tawarikh 29:3-17 →“Sekarang, aku berniat membuat perjanjian dengan TUHAN, Allah Israel, supaya murka-Nya yang menyala-nyala itu berbalik dari kita.”2 Tawarikh 29:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekarang aku bermaksud mengikat perjanjian dengan TUHAN, Allah Israel, supaya murka-Nya yang menyala-nyala itu undur dari pada kita.”2 Tawarikh 29:10 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang aku mau membuat perjanjian dengan TUHAN, Allah Israel, supaya Ia tidak marah lagi kepada kita.”2 Tawarikh 29:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now it is in mine heart to make a covenant with the LORD God of Israel, that his fierce wrath may turn away from us.”2 Tawarikh 29:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 29:10?
Hizkia berniat untuk membuat perjanjian dengan TUHAN, bukan sekadar ritual, melainkan komitmen untuk memulihkan hubungan. Ini menunjukkan inisiatif dari pihak raja untuk menghentikan murka Allah dan kembali kepada-Nya.
Latar belakang
Niat untuk berdamai dengan Allah
Hizkia menyadari bahwa murka TUHAN menyala-nyala karena dosa nenek moyang. Ia menyatakan niatnya untuk mengikat perjanjian dengan TUHAN, agar murka-Nya berbalik dari bangsa itu.
Di mana
Yerusalem
Di halaman timur Bait Allah, pagi hari
Kapan
~715 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda, umur ~25 tahun, baru naik tahta
Kepada
Para imam dan orang Lewi
Pemimpin ibadah yang dikumpulkan di halaman Bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרִית
berit · perjanjian
Ikatan atau kesepakatan formal antara dua pihak
אַף
af · murka
Kemarahan yang membara, sering dari Allah atas dosa
חָרָה
charah · menyala-nyala
Menyala atau membara, seperti api kemarahan yang panas
Ketiga kata ini membentuk gambaran: perjanjian (berit) adalah jalan untuk meredakan murka yang membara (af-charah). Hizkia tidak sekadar berdoa, tetapi mengikat diri dalam komitmen resmi kepada Allah.
Tahukah kamu
Perjanjian yang tidak umum
Dalam Perjanjian Lama, raja biasanya membuat perjanjian dengan raja lain atau dengan rakyat, tetapi Hizkia justru 'berjanji' dengan Allah, menunjukkan kesungguhan pembaruannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 29:10
2 Tawarikh 15:12
Perjanjian serupa
“Mereka mengikat perjanjian untuk mencari TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dengan segenap hati dan jiwa.”
Yeremia 31:31
Perjanjian baru
“Aku akan membuat perjanjian baru dengan kaum Israel”
Ulangan 29:12
Ikatan perjanjian
“Engkau berdiri hari ini untuk masuk ke dalam perjanjian TUHAN, Allahmu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 29:10
✕ Sering dikira
Mengira 'murka' adalah sifat Allah yang tidak terkendali
✓ Yang sebenarnya
Murka adalah respons adil terhadap dosa, bukan ledakan emosi
✕ Sering dikira
Menganggap perjanjian ini seperti kontrak bisnis
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian di sini adalah komitmen relasional yang melibatkan kasih dan ketaatan
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 29:10
Perjanjian dengan Tuhan adalah keputusan yang disengaja, bukan hanya perasaan. Kita bisa memulai langkah konkret untuk mengikat diri pada firman-Nya, misalnya dengan komitmen waktu doa harian atau keterlibatan dalam pelayanan.
Ya Tuhan, aku mau mengikat perjanjian baru dengan-Mu hari ini. Tariklah aku lebih dekat dan jauhkan segala murka-Mu dari hidupku. Amin.