Daud Mengagungkan Allah

2 Samuel 22:2

Nyanyian Syukur Daud dalam 2 Samuel

PerikopNyanyian Pujian Daud kepada TUHAN · 2 Samuel 22:1-51 →
“Dia berkata, “TUHAN adalah bukit batuku, benteng pertahananku, dan penyelamatku.”

2 Samuel 22:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 22:2?

Daud menyebut Tuhan sebagai bukit batu, benteng, dan penyelamat. Ini adalah metafora yang menggambarkan Tuhan sebagai tempat perlindungan yang kokoh dan sumber keselamatan yang dapat diandalkan dalam segala situasi.

Latar belakang

Metafora Perlindungan

Daud mengakui Tuhan sebagai bukit batu, benteng, dan penyelamat. Ini adalah ungkapan kepercayaan yang mendalam setelah mengalami banyak pertempuran dan ancaman.

Di mana

Yerusalem

Dalam suasana syukur di hadapan Tuhan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyelamatan dari musuh
Pujian dan syukur
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, gembala yang menjadi raja

T

Kepada

TUHAN

Allah yang disembah Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סֶלַע

sela · bukit batu

batu karang yang besar, tempat berlindung

מְצוּדָה

metsudah · benteng

kubu pertahanan, tempat yang aman

מָנוֹס

manos · penyelamat

tempat untuk lari, pelarian

Allah digambarkan sebagai tempat perlindungan yang kokoh dan pasti, bukan sekadar konsep abstrak, melainkan tempat yang nyata untuk berlindung.

Tahukah kamu

Batu Karang

Di zaman Daud, bukit batu adalah tempat perlindungan alami yang sulit ditembus musuh, cocok sebagai metafora keselamatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 22:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 22:2

✕  Sering dikira

Mengira 'bukit batu' hanya simbol fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora tentang kekokohan dan keandalan Allah.

✕  Sering dikira

Menganggap Daud sombong karena menyebut kebenarannya.

✓  Yang sebenarnya

Di sini Daud memuliakan Allah sebagai penyelamat, bukan dirinya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 22:2

Ketika kita merasa terancam atau tidak aman, ingatlah bahwa Tuhan adalah benteng kita yang tidak goyah. Kita dapat berlindung kepada-Nya dalam doa dan percaya bahwa Dia mampu melindungi kita.

Tuhan, Engkau adalah bukit batuku dan penyelamatku; di dalam-Mu aku merasa aman dan terlindungi. Amin.