Senang Lemah agar Mereka Kuat

2 Korintus 13:9

Ujilah Diri Sendiri: Paulus Menuju Korintus

Kami senang ketika kami lemah dan kamu kuat. Doa kami adalah supaya kamu menjadi sempurna.

2 Korintus 13:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Korintus 13:9?

Paulus bersukacita ketika ia lemah tetapi jemaat kuat. Doanya adalah agar mereka menjadi sempurna atau dewasa dalam iman, meskipun itu berarti ia sendiri tampak kurang.

Latar belakang

Paradoks Sukacita: Paulus Bahagia Ketika 'Lemah'

Paulus berkata senang ketika 'lemah' — artinya ketika tidak perlu bertindak keras terhadap jemaat karena mereka sudah berjalan benar. Kekuatan mereka adalah yang dia cari, bukan kekuasaannya atas mereka. Kata 'sempurna' yang dia doakan bukan kesempurnaan moral tanpa cacat, tapi kedewasaan dan keutuhan — seperti tulang patah yang akhirnya sembuh total dan kuat.

Di mana

Makedonia

Paulus mendoakan kesempurnaan jemaat Korintus dengan sukacita

Kapan

~56 M

Penyataan sukacita dan doa Paulus untuk jemaat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Paulus tegaskan batas otoritasnya pada kebenaran
Paulus jelaskan alasan praktis menulis surat ini
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang kebahagiaannya terikat langsung pada kemajuan jemaat yang dia layani

J

Kepada

Jemaat Korintus

Yang diharapkan untuk terus bertumbuh menuju kedewasaan dan keutuhan iman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

κατάρτισιν

katartisin · restoration/perfection

Pemulihan/penyempurnaan — dari katartizō; dalam medis untuk menyetel tulang, dalam nelayan untuk memperbaiki jaring

χαίρομεν

chairomen · rejoice

Kami bersukacita — bentuk present: sukacita yang terus-menerus berlangsung, bukan hanya sesekali

ἀσθενῶμεν

asthenōmen · weak

Ketika kami lemah — kondisi di mana Paulus tidak perlu menggunakan otoritas disiplinnya terhadap jemaat

Ketika Paulus 'asthenōmen' (lemah — tidak perlu bertindak keras), dia 'chairomen' (sungguh bersukacita) — dan 'katartisin' (pemulihan jemaat) adalah doa terdalamnya. Sukacita Paulus terikat langsung pada kemajuan mereka.

Tahukah kamu

'Katartisis' adalah istilah medis untuk menyetel tulang yang patah

Kata Yunani 'katartisis' (kesempurnaan/pemulihan) asal-usulnya digunakan oleh dokter kuno untuk menggambarkan proses menyatukan kembali tulang yang patah. Paulus mendoakan agar jemaat Korintus yang retak-retak itu bisa 'disatukan kembali' menjadi utuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 13:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Korintus 13:9

✕  Sering dikira

Paulus mendoakan agar jemaat Korintus menjadi orang-orang yang tidak pernah berdosa lagi

✓  Yang sebenarnya

Kata 'katartisis' menunjuk pada proses pemulihan dan kedewasaan yang bertumbuh, bukan kesempurnaan moral yang mustahil dicapai di dunia ini

✕  Sering dikira

Paulus lemah berarti dia tidak punya otoritas untuk mendisiplin jemaat

✓  Yang sebenarnya

Paulus 'lemah' di sini maksudnya dia tidak perlu menggunakan otoritas disiplinnya — justru karena jemaat berjalan dengan baik tanpa perlu konfrontasi

Renungan

Renungan Singkat 2 Korintus 13:9

Kita bisa belajar dari Paulus untuk tidak mementingkan diri sendiri. Kebahagiaan sejati adalah melihat orang lain bertumbuh, sekalipun kita harus mengorbankan keunggulan pribadi.

Tuhan, ajarlah kami untuk bersukacita dalam pertumbuhan orang lain dan rindu untuk melihat mereka menjadi dewasa dalam iman. Amin.