Otoritas untuk membangun, bukan untuk menghancurkan
2 Korintus 10:8
Otoritas bukan dari penampilan, tapi dari Allah
“Bahkan, kalaupun aku agak berlebihan membanggakan otoritas, yang Allah berikan kepada kami untuk membangun kamu dan bukan untuk menghancurkan kamu, aku tidak akan malu.”2 Korintus 10:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bahkan, jikalau aku agak berlebih- lebihan bermegah atas kuasa, yang dikaruniakan Tuhan kepada kami untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan kamu, maka dalam hal itu aku tidak akan mendapat malu.”2 Korintus 10:8 · TB
Terjemahan Baru
“Saya tidak malu kalau saya harus lebih banyak membangga-banggakan kekuasaan yang telah diberikan Tuhan kepada kami, sebab kekuasaan itu diberikan untuk membangun kalian, bukannya untuk meruntuhkan.”2 Korintus 10:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya tidak keliru kalau merasa bangga atas otoritas yang Tuhan berikan kepada kami. Karena Tuhan memang sudah memberi kami otoritas atas kalian, tujuannya untuk membangun keyakinanmu, bukan menghancurkan!”2 Korintus 10:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For though I should boast somewhat more of our authority, which the Lord hath given us for edification, and not for your destruction, I should not be ashamed:”2 Korintus 10:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 10:8?
Paulus berkata bahwa meskipun ia membanggakan otoritasnya, itu untuk membangun jemaat, bukan menghancurkan, sehingga ia tidak akan malu.
Latar belakang
Bangga soal otoritas—tapi arahnya ke atas, bukan ke bawah
Paulus membolehkan dirinya sedikit berbangga soal otoritas—ia sadar itu terdengar berlebihan, tapi ia tidak malu. Yang penting ia klarifikasi: otoritas itu diberikan Allah dengan tujuan spesifik. Bukan untuk menghancurkan, bukan untuk mendominasi, tapi untuk membangun. Ini pembalikan dari cara otoritas biasanya dipakai di dunia kuno.
Di mana
Makedonia
Paulus membela klaimnya atas otoritas yang diberikan Allah
Kapan
~56 M
Krisis otoritas Paulus di Korintus
Yang berbicara
Paulus
Yang mengklaim otoritas tapi menjelaskan tujuannya
Kepada
Jemaat Korintus
Yang perlu tahu otoritas Paulus adalah untuk kebaikan mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξουσίας
exousias · authority
otoritas, hak dan kuasa yang diberikan
οἰκοδομήν
oikodomēn · building up
membangun, mendirikan; konstruksi rohani
καυχήσωμαι
kauchēsomai · boast
berbangga, membanggakan diri
'Otoritas' yang Paulus 'banggakan' bukan miliknya sendiri—ia dari Allah dengan tujuan 'membangun', bukan merusak; itu membedakannya dari pemimpin yang menekan.
Tahukah kamu
Kata 'membangun' adalah metafora arsitektur yang sangat disengaja
Korintus sedang dalam masa pembangunan besar ketika Paulus menulis ini—kota itu baru dibangun ulang oleh Julius Caesar sekitar 100 tahun sebelumnya. Metafora 'membangun dan menghancurkan' punya makna sangat konkret bagi orang yang tinggal di kota konstruksi aktif itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 10:8
2 Korintus 13:10
untuk membangun kamu dan bukan untuk menghancurkan kamu
“Aku menulis supaya tidak perlu bertindak keras—sesuai otoritas untuk membangun.”
Yeremia 1:10
untuk membangun kamu dan bukan untuk menghancurkan kamu
“Aku memberi kamu kuasa untuk mencabut, meruntuhkan, membangun, dan menanam.”
Efesus 4:12
membangun kamu
“Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan—membangun tubuh Kristus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 10:8
✕ Sering dikira
Paulus membanggakan dirinya sendiri di sini.
✓ Yang sebenarnya
Yang ia banggakan bukan dirinya tapi otoritas yang Allah berikan—dan ia sendiri mengakui itu bisa terdengar berlebihan.
✕ Sering dikira
Otoritas apostolik berarti pemimpin selalu benar.
✓ Yang sebenarnya
Paulus mendefinisikan otoritasnya berdasarkan tujuannya: membangun, bukan menghancurkan—itu standar yang bisa diverifikasi.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 10:8
Otoritas dan pengaruh yang kita miliki seharusnya dipakai untuk membangun orang lain, bukan untuk kepentingan sendiri atau menjatuhkan.
Ya Tuhan, ajari aku menggunakan setiap otoritas dan pengaruhku untuk membangun, bukan meruntuhkan. Amin.