Perempuan akan diselamatkan melalui kelahiran anak jika tetap hidup dalam iman
1 Timotius 2:15
Sikap Laki-Laki dan Perempuan dalam Ibadah Jemaat
“Namun, perempuan akan diselamatkan melalui kelahiran anak jika mereka terus hidup dalam iman, kasih, dan kekudusan dengan pengendalian diri.”1 Timotius 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi perempuan akan diselamatkan karena melahirkan anak, asal ia bertekun dalam iman dan kasih dan pengudusan dengan segala kesederhanaan.”1 Timotius 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Meskipun begitu, wanita akan selamat dengan melahirkan anak, asal ia dengan kerendahan hati tetap percaya kepada Kristus dan tetap mengasihi orang lain serta hidup khusus untuk Allah.”1 Timotius 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akibat dosa itu, keturunan Hawa yang perempuan menanggung hukuman Allah berupa rasa sakit sewaktu melahirkan. Namun demikian, Allah bersedia menolong dan menyelamatkan setiap perempuan, asalkan dia tetap percaya penuh kepada-Nya, berbuat kasih, serta hidup suci dan bijaksana.”1 Timotius 2:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Notwithstanding she shall be saved in childbearing, if they continue in faith and charity and holiness with sobriety.”1 Timotius 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Timotius 2:15?
Paulus menyatakan bahwa perempuan akan diselamatkan melalui melahirkan anak, tetapi ini bukan berarti keselamatan oleh perbuatan. Ini menunjuk pada peran perempuan dalam melahirkan dan membesarkan anak, yang jika dilakukan dengan iman, kasih, dan kekudusan, menjadi jalan berkat, dan juga mengingatkan bahwa keselamatan sejati tetap melalui Kristus.
Latar belakang
Keselamatan melalui kelahiran anak dan kehidupan yang setia
Setelah membahas pembatasan pada pengajaran perempuan dan merujuk pada kejatuhan Hawa, Paulus memberikan kata-kata pemulihan yang penting. Dia mengatakan bahwa meskipun Hawa ditipu dan jatuh, ada jalan untuk perempuan melampaui warisan itu: melalui "kelahiran anak" (teknogonia). Ini adalah referensi yang sulit dipahami hari ini, tetapi dalam konteks Efesus, mungkin mengacu pada peran ibu dalam keluarga Kristen yang menyebarkan iman kepada generasi berikutnya. Kunci adalah "jika mereka terus hidup dalam iman, kasih, dan kekudusan dengan pengendalian diri" — perempuan disituasikan sebagai pemegang tradisi iman di dalam keluarga mereka.
Di mana
Efesus
Jemaat Efesus yang tertarik dengan keselamatan dan redemption
Kapan
~64 M
Paulus menawarkan perspektif redemptif setelah membahas jatuhnya Hawa
Yang berbicara
Paulus
Rasul, memberikan jalan pemulihan dan harapan bagi perempuan di komunitas
Kepada
Timotius dan perempuan di jemaat Efesus
Komunitas yang mendengar pembatasan tetapi juga ditawarkan jalan keluar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σῴζω
sōzō · saved/preserved
Menyelamatkan atau mempertahankan dari kehancuran; membawa ke dalam keselamatan
τεκνογονία
teknogonia · childbirth/family
Kelahiran anak; dengan analogi, pendidikan dan pembentukan anak dalam iman
μένω
menō · persist/remain
Tetap; bertahan dalam keadaan tertentu; melanjutkan dengan setia
Dengan menggunakan σῴζω (diselamatkan) dalam konteks keluarga Kristen dan kehidupan yang setia, Paulus menawarkan redemption bagi perempuan melalui peran spiritual mereka sebagai pembentuk generasi berikutnya — bukan melalui pengajaran formal di jemaat, tetapi melalui pengaruh mereka sebagai ibu dan pendidik dalam keluarga.
Tahukah kamu
"Teknogonia" — kelahiran atau pendidikan melalui anak
Frasa Yunani yang mendasari "kelahiran anak" (teknogonia atau yang serupa) adalah istilah yang jarang dan sedikit ambigu. Beberapa penafsir berpikir ini mengacu pada kelahiran anak pada umumnya, sementara yang lain berpikir itu mengacu pada kelahiran Kristus (jika dibaca dalam konteks Mesianik). Namun, konteks menunjukkan bahwa Paulus berbicara tentang peran ibu dalam keluarga Kristen — melalui mendidik anak-anak mereka dalam iman, perempuan memainkan peran sentral dalam penyebaran Injil dan pelestarian keluarga Kristen.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Timotius 2:15
2 Timotius 1:5
pengaruh ibu dan nenek dalam mentransfer iman
“Aku teringat akan iman yang tidak berpura-pura yang ada pada dirimu, iman yang pertama-tama hidup dalam nenekmu Lois dan ibumu Eunike, dan aku yakin bahwa iman itu juga ada pada dirimu”
Proverbia 22:6
tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak dalam iman
“Ajarkan anak itu menurut jalan yang sepatutnya baginya, dan ketika dia sudah tua, dia tidak akan menyimpang dari jalan itu”
Titus 2:3-5
perempuan sebagai guru dalam konteks keluarga
“Para perempuan tua harus hidup berbudi pekerti baik, bukan penfitnah, bukan hamba minuman, tetapi pengajar yang baik, sehingga mereka dapat mengajari para perempuan muda untuk mengasihi suami-suami mereka dan anak-anak mereka, menjadi bijaksana, murni, pengurus rumah yang baik, dan taat kepada suami-suami mereka, supaya firman Allah tidak dikecilkan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Timotius 2:15
✕ Sering dikira
"Paulus mengatakan satu-satunya cara perempuan dapat diselamatkan adalah dengan melahirkan anak"
✓ Yang sebenarnya
Paulus berbicara tentang cara perempuan melampaui warisan pengecualian Hawa melalui peran spiritual mereka dalam keluarga Kristen
✕ Sering dikira
"Perempuan yang tidak memiliki anak tidak dapat diselamatkan menurut Paulus"
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah tentang peran spiritual, bukan tentang status pernikahan atau kesuburan literal; esensinya adalah tentang komitmen pada iman, kasih, dan kekudusan
Renungan
Renungan Singkat 1 Timotius 2:15
Jangan remehkan peran ibu atau pekerjaan rumah tangga; itu bisa menjadi ladang iman yang berharga. Apapun peranmu, tekunlah dalam iman, kasih, dan kekudusan, karena Allah menghargai kesetiaan kita dalam hal-hal kecil.
Tuhan, mampukanlah aku untuk setia dalam peran yang Engkau percayakan, dengan iman, kasih, dan pengendalian diri. Amin.