Garis keturunan Elkana

1 Tawarikh 6:25

Silsilah Lewi dan Tugasnya

Anak-anak Elkana adalah Amasai dan Ahimot.

1 Tawarikh 6:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 6:25?

Ayat ini mencatat keturunan Elkana: Amasai dan Ahimot. Ini menunjukkan rincian silsilah suku Lewi, penting untuk melacak garis keturunan mereka yang melayani di bait Allah. Kita belajar bahwa Tuhan memperhatikan detail pribadi dan sejarah keluarga.

Latar belakang

Mencatat silsilah Elkana

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Kehat, fokus pada Elkana dan anak-anaknya. Ini menegaskan garis keturunan Lewi yang penting untuk pelayanan.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penulisan kitab, mungkin di bait Allah

Kapan

~450 SM (penulisan)

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Pembangunan kembali bait
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan Israel pasca-pembuangan

O

Kepada

Orang Israel pasca-pembuangan

Komunitas yang kembali dari pengasingan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶלְקָנָה

Elqanah · Elkana

Allah telah memiliki/menciptakan

אֲמָשַׂי

Amasai · Amasai

Memikul beban

אֲחִימוֹת

Ahimot · Ahimot

Saudara kematian

Nama-nama ini mencerminkan hubungan dengan Allah; Elkana mengingatkan bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu.

Tahukah kamu

Nama Elkana populer

Elkana adalah nama ayah Samuel, dan di sini muncul lagi dalam silsilah, menunjukkan nama yang umum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 6:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 6:25

✕  Sering dikira

Mengira Elkana di sini sama dengan ayah Samuel

✓  Yang sebenarnya

Ini orang berbeda, karena konteks silsilah Lewi.

✕  Sering dikira

Menganggap silsilah tidak penting

✓  Yang sebenarnya

Silsilah penting untuk identitas dan hak pelayanan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 6:25

Rincian silsilah mengingatkan kita bahwa Tuhan menghargai setiap orang dan peran mereka dalam rencana-Nya. Kita bukan sekadar statistik; kita adalah bagian dari cerita yang lebih besar.

Tuhan, terima kasih karena Engkau mengenal aku dan menempatkan aku dalam rencana-Mu. Amin.