Undian keenam jatuh pada Bukia

1 Tawarikh 25:13

Para pemusik bait Allah diatur

PerikopKelompok Penyanyi · 1 Tawarikh 25:1-31 →
“Undian keenam pada Bukia, dengan anak-anak dan saudara-saudaranya sebanyak dua belas orang.”

1 Tawarikh 25:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 25:13?

Undian keenam jatuh pada Bukia, anak Heman. Ia mendapat tugas pelayanan musik di rumah TUHAN bersama anak-anak dan saudara-saudaranya. Ini menunjukkan bahwa setiap orang yang dipilih memiliki peran penting dalam ibadah, dan pembagian tugas dilakukan secara adil melalui undian.

Latar belakang

Undian keenam: Bukia

Bukia adalah salah satu anak Heman yang ditugaskan bernyanyi di bait Allah. Undian menentukan giliran tugasnya, dan dia bersama 12 anak serta saudaranya mendapat bagian keenam.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, saat pembagian tugas ibadah

Kapan

~970 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud mempersiapkan bait
Salomo membangun bait
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan Yahudi pasca-pembuangan, menyusun silsilah dan tata ibadah

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang perlu tahu tata tertib ibadah di bait Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֻּקִּיָּהוּ

Buqqiyahu · Bukia

Pemberian TUHAN / pelonggaran TUHAN

גּוֹרָל

goral · undian

sor lot, undi, bagian yang ditentukan

אַחִים

achim · saudara-saudara

saudara laki-laki, kerabat

Undian menunjukkan bahwa tugas ibadah adalah panggilan yang diatur Tuhan, bukan sekadar pilihan manusia. Nama 'Bukia' mengingatkan bahwa setiap orang punya bagian dari Tuhan.

Tahukah kamu

Nama yang jarang disadari

Bukia mungkin kependekan dari 'Bukiyau', artinya 'TUHAN telah melonggarkan' atau 'bungkuk'? Nama ini tidak muncul di tempat lain.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 25:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 25:13

✕  Sering dikira

Mengira undian hanya soal nasib

✓  Yang sebenarnya

Undian dalam Alkitab adalah cara untuk menyerahkan keputusan kepada TUHAN, bukan sekadar untung-untungan.

✕  Sering dikira

Menyangka Bukia tidak penting karena tidak terkenal

✓  Yang sebenarnya

Setiap orang yang melayani, sekecil apa pun namanya, punya peran penting dalam ibadah.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 25:13

Seperti Bukia yang setia melayani dengan kelompoknya, kita juga bisa menemukan tempat kita dalam pelayanan. Tidak perlu menjadi sorotan, karena setiap tugas di hadapan Tuhan itu berharga. Mari kita kerjakan tugas kita dengan sukacita, sekecil apa pun itu.

Ya Tuhan, ajarilah aku untuk setia dan rendah hati dalam pelayanan apa pun yang Engkau percayakan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Amin.