Janji Daud kepada Salomo
1 Raja-raja 2:4
Pesan Terakhir Daud
“supaya TUHAN menepati janji-Nya yang telah dia firmankan kepadaku, firman-Nya, ‘Jika keturunanmu memperhatikan cara hidup mereka dan hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan sepenuh hati mereka, dan sepenuh jiwa mereka, tidak akan terputus keturunanmu dari takhta kerajaan Israel.’”1 Raja-raja 2:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.”1 Raja-raja 2:4 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau engkau taat kepada TUHAN, Ia akan menepati janji-Nya bahwa keturunanku akan memerintah Israel, asal mereka dengan sepenuh hati dan segenap jiwa selalu setia mentaati perintah-perintah-Nya.”1 Raja-raja 2:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalau kamu setia melakukan perintah TUHAN, maka Dia akan memenuhi janji yang pernah diucapkan-Nya kepadaku, yaitu, ‘Apabila keturunanmu terus menjaga cara hidup mereka agar tetap setia kepada-Ku dengan segenap hati dan penuh semangat, maka mereka akan terus memerintah atas Israel turun temurun.’”1 Raja-raja 2:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That the LORD may continue his word which he spake concerning me, saying, If thy children take heed to their way, to walk before me in truth with all their heart and with all their soul, there shall not fail thee (said he) a man on the throne of Israel.”1 Raja-raja 2:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 2:4?
Daud mengingatkan Salomo bahwa janji Tuhan untuk mempertahankan keturunannya di takhta Israel memiliki syarat: mereka harus setia dan hidup dengan sepenuh hati di hadapan Tuhan. Jadi, janji Tuhan bukan jaminan tanpa syarat, melainkan panggilan untuk setia.
Latar belakang
Janji yang Dikaitkan
Daud mengingatkan Salomo bahwa ketaatan pada hukum Tuhan akan menggenapi janji Allah tentang keturunan Daud yang tak pernah putus dari takhta. Ini adalah syarat yang diberikan Allah (lihat 2 Samuel 7) yang menantikan kesetiaan Salomo.
Di mana
Yerusalem
Di kamar tidur Daud, saat ajalnya
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ayah Salomo, ~70 tahun
Kepada
Salomo
Putra Daud, calon raja, ~20 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוּם
qum · menepati
bangkit, berdiri tegak, memenuhi
דָּבָר
dabar · janji-Nya
perkataan, firman, hal
דָּבַר
dabar · firmankan
berkata, berbicara
Kata 'qum' (menepati) menyiratkan Allah bertindak aktif untuk menggenapi firman-Nya, tetapi syaratnya adalah ketaatan manusia. 'Dabar' menunjuk pada perkataan yang berkuasa, bukan sekadar ucapan.
Tahukah kamu
Syarat yang terlupakan
Janji Allah kepada Daud tentang takhta yang kekal sering dianggap tanpa syarat, tetapi di sini Daud menekankan syaratnya: kesetiaan keturunan. Ini mengingatkan bahwa janji Allah punya sisi respons manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 2:4
2 Samuel 7:12-16
Janji asli
“Aku akan membangkitkan keturunanmu... dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaan-Nya sampai selama-lamanya.”
1 Raja-raja 9:4-5
Syarat diulang
“Jika engkau hidup di hadapan-Ku seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati dan jujur... maka Aku akan mengokohkan takhta kerajaanmu atas Israel untuk selama-lamanya.”
Mazmur 132:11-12
Sumpah Allah
“TUHAN telah bersumpah kepada Daud... Jika anak-anakmu berpegang pada perjanjian-Ku... maka anak-anak mereka akan duduk di atas takhtamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 2:4
✕ Sering dikira
Janji Allah itu tanpa syarat, pasti terpenuhi apa pun yang dilakukan keturunan Daud.
✓ Yang sebenarnya
Janji Allah memiliki syarat ketaatan, tetapi penggenapan terakhir tetap pasti dalam Kristus.
✕ Sering dikira
'Supaya TUHAN menepati janji' berarti Daud bisa memaksa Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Daud berbicara tentang kondisi yang membuat janji terpenuhi, bukan memaksa Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 2:4
Firman Tuhan sering kali memberikan janji, tetapi ada bagian yang harus kita penuhi. Evaluasi hidup kita: apakah kita sudah setia dan hidup sepenuh hati di hadapan Tuhan? Jangan hanya menuntut janji, tapi penuhi syaratnya.
Tuhan, aku mau hidup setia di hadapan-Mu dengan segenap hati dan jiwa, supaya aku mengalami penggenapan janji-Mu. Amin.