1 Raja-raja 19:21
“Kemudian, dia berhenti mengikuti Elia. Dia mengambil sepasang lembu itu dan mengurbankannya. Dia memasak dagingnya dengan peralatan sapi-sapi jantan itu dan memberikannya kepada orang banyak, lalu mereka makan. Sesudah itu, dia bangkit dan pergi mengikuti Elia serta melayaninya.”1 Raja-raja 19:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.”1 Raja-raja 19:21 · TB
Terjemahan Baru
“Elisa kembali ke ladangnya lalu menyembelih sapi-sapinya. Kayu bajaknya dipakainya sebagai kayu api untuk memasak daging sapi-sapi itu. Kemudian ia membagi-bagikan daging itu kepada anak buahnya dan mereka memakannya. Setelah itu Elisa pergi mengikuti Elia dan menjadi pembantunya.”1 Raja-raja 19:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Elisa kembali ke ladang, lalu menyembelih sapi-sapinya. Dia menggunakan alat-alat bajak sapi itu sebagai kayu bakar untuk memasak daging sapi itu. Kemudian dia membagi-bagikan masakannya kepada orang-orang itu, dan mereka pun makan bersama. Sesudah itu Elisa berkemas lalu pergi mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.”1 Raja-raja 19:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he returned back from him, and took a yoke of oxen, and slew them, and boiled their flesh with the instruments of the oxen, and gave unto the people, and they did eat. Then he arose, and went after Elijah, and ministered unto him.”1 Raja-raja 19:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 19:21?
Elisa mengurbankan sepasang sapi dan memasak dagingnya dengan peralatan bajak untuk dijamukan kepada orang-orang. Setelah itu, ia bangkit dan mengikuti Elia serta melayaninya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 19:21
Mengikuti panggilan Tuhan terkadang memerlukan pengorbanan nyata, seperti melepas pekerjaan atau kenyamanan. Namun, pengorbanan itu menjadi tanda keseriusan dan dedikasi kita kepada Tuhan.
Tuhan, berikan aku hati yang rela berkorban untuk mengikuti kehendak-Mu, dan jadikan hidupku sebagai persembahan yang menyenangkan bagi-Mu. Amin.