Raja yang Gelisah

1 Raja-raja 14:1

Nubuatan Kematian dan Kejatuhan

PerikopAnak Yerobeam Meninggal · 1 Raja-raja 14:1-20 →
“Pada waktu itu, Abia, anak Yerobeam, jatuh sakit.”

1 Raja-raja 14:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 14:1?

Ayat ini menceritakan bahwa Abia, anak Yerobeam, jatuh sakit. Ini adalah titik awal dari kisah di mana Yerobeam mencari petunjuk melalui istrinya kepada nabi Ahia, namun sebenarnya Tuhan telah menyiapkan hukuman.

Latar belakang

Anak Raja Sakit

Abia, putra Raja Yerobeam, jatuh sakit. Ini menjadi pemicu kepanikan di istana, karena sakit bisa berarti hukuman ilahi.

Di mana

Tirza

Istana raja di Tirza

Kapan

~910 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerobeam berkuasa
Nubuatan Ahia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Raja-raja

sejarawan/teolog, mencatat sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca Alkitab

umat yang mencari hikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חלה

chalah · sakit

menjadi lemah, menderita sakit

נפל

naphal · jatuh

tiba-tiba terkena, turun

אביה

Abiyyah · Abia

TUHAN adalah Ayahku

Kata 'chalah' (sakit) dan 'naphal' (jatuh) menunjukkan penyakit yang serius, bukan sekadar flu. Nama 'Abia' kontras dengan kondisi spiritual ayahnya, menyoroti harapan yang gagal.

Tahukah kamu

Nama yang Bermakna

Nama 'Abia' berarti 'TUHAN adalah Bapaku', ironis karena ayahnya menyembah berhala.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 14:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 14:1

✕  Sering dikira

Mengira penyakit ini akibat dosa pribadi Abia.

✓  Yang sebenarnya

Abia disebut baik di ayat 13, penyakitnya justru karena dosa Yerobeam.

✕  Sering dikira

Mengira Yerobeam tidak peduli pada anaknya.

✓  Yang sebenarnya

Ia rela menyamar istrinya, menunjukkan kepanikan dan kasihnya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 14:1

Terkadang kita baru mencari Tuhan saat ada masalah, padahal Ia ingin kita dekat setiap hari. Jangan menunggu sakit atau krisis untuk datang kepada-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk selalu mencari-Mu bukan hanya saat susah, tapi juga saat senang, dan percaya bahwa Engkau peduli pada setiap detail hidupku. Amin.