Nabi tua menanyakan arah

1 Raja-raja 13:12

Ketaatan dan Konsekuensi

PerikopAllah Berbicara Melawan Betel · 1 Raja-raja 13:1-34 →
“Ayah mereka bertanya kepada mereka, “Ke jalan manakah dia pergi?” Anak-anak laki-lakinya menunjukkan jalan yang dilalui abdi Allah itu, yang datang dari Yehuda itu.”

1 Raja-raja 13:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 13:12?

Nabi tua itu bertanya kepada anak-anaknya ke arah mana abdi Allah pergi, dan mereka menunjukkan jalan yang telah dilalui. Nabi tua itu kemudian menyusulnya dengan niat yang tidak baik.

Latar belakang

Menanyakan arah

Nabi tua bertanya kepada anak-anaknya tentang jalan yang diambil abdi Allah, dan mereka menunjukkan arahnya. Ini menunjukkan keinginannya untuk menemui abdi Allah, yang kemudian menjadi masalah.

Di mana

Betel

Di rumah nabi tua, saat bercakap-cakap

Kapan

~930 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mendengar kabar
Menyusul abdi Allah
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi tua

Nabi yang tinggal di Betel

A

Kepada

Anak-anaknya

Murid-murid atau anak kandungnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דֶּרֶךְ

derekh · jalan

Jalur yang ditempuh

הָלַךְ

halakh · pergi

Berjalan atau meninggalkan

נָתַן

natan · menunjukkan

Memberi atau menunjukkan

Kata 'jalan' dan 'pergi' menekankan arah fisik, sementara 'menunjukkan' menandakan informasi yang diberikan, yang kemudian disalahgunakan nabi tua.

Tahukah kamu

Keledai untuk Perjalanan

Memasang pelana keledai adalah persiapan perjalanan, menunjukkan nabi tua serius mengejar abdi Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 13:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 13:12

✕  Sering dikira

Nabi tua ingin menolong abdi Allah.

✓  Yang sebenarnya

Motivasinya tidak jelas, tetapi ia berbohong untuk membujuknya.

✕  Sering dikira

Anak-anaknya dengan setia menunjukkan jalan.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya menjawab pertanyaan, tidak tahu akibatnya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 13:12

Tidak semua orang yang mengaku nabi atau pemimpin rohani memiliki motif yang benar. Kita perlu waspada dan menguji segala sesuatu dengan Firman Tuhan.

Tuhan, berikan aku hikmat untuk mengenali niat orang lain dan tetap berpegang pada kebenaran-Mu. Amin.