~1100 SM
Rut
Menantu Moab yang setia melampaui darah
Siapa Itu Rut?
Perempuan asing yang memilih menetap bersama mertuanya yang kehilangan segalanya — dan menjadi nenek buyut raja Daud. Kesetiaan kecil yang mengubah sejarah.
Rut adalah seorang perempuan Moab yang menikah dengan salah satu putra Naomi, seorang Yehuda yang pindah ke Moab karena kelaparan. Ketika suaminya, iparnya, dan ayah mertuanya meninggal, Naomi memutuskan kembali ke Israel dan menyuruh kedua menantunya tinggal. Orpa menuruti, tetapi Rut bersikeras menyertainya, mengucapkan kesetiaan yang terkenal: 'Ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi' (Rut 1:16). Sesampai di Betlehem, Rut pergi memungut jelai di ladang untuk menghidupi mereka, dan kebetulan ladang itu milik Boas, seorang kerabat yang saleh. Boas memperlakukannya dengan baik, dan Rut tetap rajin bekerja di ladangnya sepanjang musim panen.
Kisah mencapai puncaknya ketika Naomi mengarahkan Rut untuk meminta hak penebusan kepada Boas, sesuai hukum Israel yang mengizinkan kerabat untuk menebus tanah dan memperistri janda agar nama orang yang meninggal tetap hidup. Boas, meskipun ada kerabat yang lebih dekat, dengan jujur menangani masalah itu dan menikahi Rut. Dari pernikahan mereka lahir Obed, kakek Daud, sehingga Rut menjadi bagian dari garis keturunan Mesias. Relevansinya bagi kita: kesetiaan yang sederhana, keberanian untuk mengikuti panggilan, dan kasih yang melampaui ikatan darah dapat dipakai Allah untuk sesuatu yang jauh lebih besar dari yang kita bayangkan.