Dua belas murid saling menatap dalam kebingungan
Yohanes 13:22
Kasih Sampai Akhir — Malam Sebelum Salib
“Murid-murid saling memandang seorang kepada yang lain dan menjadi bingung mengenai siapa yang Dia bicarakan.”Yohanes 13:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain, mereka ragu-ragu siapa yang dimaksudkan-Nya.”Yohanes 13:22 · TB
Terjemahan Baru
“Pengikut-pengikut-Nya memandang satu sama lain dengan sangat heran karena tidak tahu siapa yang dimaksud.”Yohanes 13:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kami merasa bingung dan saling memandang satu sama lain, karena kami tidak tahu siapa yang Dia maksud.”Yohanes 13:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the disciples looked one on another, doubting of whom he spake.”Yohanes 13:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 13:22?
Murid-murid saling memandang dengan bingung karena tidak tahu siapa yang dimaksud Yesus. Mereka tidak menyangka ada pengkhianat di antara mereka. Ini menunjukkan bahwa pengkhianatan sering kali datang dari orang yang tidak kita duga.
Latar belakang
Ruangan yang tiba-tiba diam
Bayangkan suasananya: meja makan yang hangat, lalu tiba-tiba Yesus berkata seseorang di antara mereka akan mengkhianati-Nya. Keheningan. Lalu pandangan berputar di antara dua belas orang itu. Siapa? Apakah mungkin aku? Pertanyaan yang tidak ingin mereka tanyakan tapi tidak bisa dihindari.
Di mana
Yerusalem — Ruang Atas
Meja perjamuan yang tiba-tiba hening setelah pengumuman Yesus
Kapan
~30 M
Malam sebelum penyaliban
Yang berbicara
Yohanes (penulis)
Menggambarkan reaksi kolektif para murid dengan detail yang hidup
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Yang bisa merasakan ketegangan di ruangan itu melalui tulisan Yohanes
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔβλεπον
Memandang (berulang) · looked
Imperfek — mereka terus-menerus saling menatap, bukan hanya sekali
εἰς ἀλλήλους
Satu kepada yang lain · at one another
Pandangan yang berputar di seluruh meja — siapa yang dimaksud?
ἀπορούμενοι
Bingung / tidak tahu harus ke mana · perplexed
Dari a-poros: 'tanpa jalan' — kebingungan total, tidak tahu cara merespons
ἀπορούμενοι (tanpa jalan keluar dari kebingungan) + ἔβλεπον (memandang berulang) melukiskan momen yang kaku dan tidak nyaman. Mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan — respons yang sangat manusiawi ketika menghadapi berita yang tidak terduga.
Tahukah kamu
Kebingungan yang jujur
Yang menarik: Injil Matius mencatat masing-masing murid bertanya 'Bukan aku, bukan?' (Mat 26:22). Mereka tidak langsung menuduh satu sama lain — ini menunjukkan bahwa dalam komunitas itu tidak ada yang jelas-jelas menonjol sebagai calon pengkhianat. Yudas berhasil menyembunyikan niatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 13:22
Matius 26:22
Versi Matius menunjukkan kesedihan dan kebingungan yang sama, dengan reaksi tiap murid bertanya pada Yesus
“Mereka sangat sedih lalu seorang demi seorang berkata kepada-Nya: 'Bukan aku, ya Tuhan?'”
Markus 14:19
Markus juga mencatat reaksi kebingungan yang sama dari para murid
“Mereka mulai bersedih dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya: 'Bukan aku, bukan?'”
1 Korintus 11:28
Paulus mendorong pemeriksaan diri yang mirip — siapa aku di hadapan meja Tuhan?
“Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 13:22
✕ Sering dikira
Para murid tahu Yudas adalah pengkhianat tapi pura-pura tidak tahu
✓ Yang sebenarnya
Reaksi bingung yang Yohanes catat menunjukkan mereka benar-benar tidak tahu — Yudas tidak memberi tanda yang jelas.
✕ Sering dikira
Kebingungan mereka menunjukkan ketidakpercayaan kepada Yesus
✓ Yang sebenarnya
Kebingungan adalah respons yang tepat terhadap informasi yang mengejutkan dan menyedihkan. Mereka percaya Yesus, tapi tidak tahu siapa yang dimaksud.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 13:22
Jangan cepat menghakimi orang lain; bahkan orang terdekat bisa menyembunyikan pergumulan. Sebaliknya, periksa hati kita sendiri, apakah ada hal yang membuat kita tidak setia kepada Tuhan dan sesama.
Tuhan, mampukan aku untuk setia kepada-Mu dan menjaga hatiku dari sikap yang mengkhianati kasih-Mu. Amin.