Bapa surgawi lebih baik dari ayah manapun
Matius 7:11
Hidup yang Selaras dengan Kerajaan Surga
“Jadi, jika kamu yang jahat tahu bagaimana memberi anak-anakmu pemberian-pemberian yang baik, terlebih lagi Bapamu yang di surga yang memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.””Matius 7:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."”Matius 7:11 · TB
Terjemahan Baru
“Walaupun kalian jahat, kalian tahu juga memberikan yang baik kepada anak-anakmu. Apalagi Bapamu di surga! Ia lebih lagi akan memberikan yang baik kepada orang yang minta kepada-Nya.”Matius 7:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nah, kamu yang jahat pun tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu! Terlebih lagi Bapamu yang di surga. Dia pasti akan memberikan yang baik kepada setiap orang yang meminta kepada-Nya.””Matius 7:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If ye then, being evil, know how to give good gifts unto your children, how much more shall your Father which is in heaven give good things to them that ask him?”Matius 7:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 7:11?
Ayat ini membandingkan orang tua duniawi yang 'jahat' tetapi tetap memberi baik kepada anaknya, dengan Bapa di surga yang baik dan sempurna. Yesus menegaskan bahwa Bapa akan memberikan yang baik kepada semua yang meminta. Ini adalah janji tentang kebaikan Allah yang tak terbatas.
Latar belakang
Argumen dari yang lebih kecil ke yang lebih besar
Ini adalah argumen a fortiori — dari yang lebih kecil ke yang lebih besar. Jika manusia yang 'jahat' (tidak sempurna, penuh kecenderungan egois) tahu bagaimana memberi yang baik untuk anaknya, betapa lebih lagi Allah yang sempurna baik adanya. Yesus menyebut manusia 'jahat' bukan untuk menghina tapi untuk menunjukkan betapa jauh kebaikan Allah melampaui standar manusia terbaik sekalipun.
Di mana
Bukit Beatitudes, Galilea
Lereng bukit, pagi hari
Kapan
~30 M
Khotbah di Bukit — kesimpulan tentang doa
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Galilea, menyimpulkan argumen tentang doa
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
Kerumunan yang kebanyakan punya pengalaman sebagai orang tua
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πονηροὶ
ponēroi · evil
Jahat dalam arti lemah atau rentan — bukan monster, tapi manusia dengan kecenderungan egois.
δόματα ἀγαθά
domata agatha · good gifts
Pemberian-pemberian yang baik — kata 'agatha' menekankan kualitas moral dari pemberian itu.
Πατὴρ ὑμῶν ὁ ἐν τοῖς οὐρανοῖς
Patēr hymōn ho en tois ouranois · heavenly Father
Bapamu yang di surga — menekankan relasi personal (bapamu) sekaligus keagungan-Nya (di surga).
Yesus menyebut Allah sebagai Patēr (Bapa) — kata yang sangat relasional dan hangat. Dikombinasikan dengan frasa 'di surga', ini menegaskan bahwa yang personal dan yang mahakuasa adalah satu dan sama.
Tahukah kamu
Argumen 'apalagi' yang khas rabbinis
Dalam tradisi rabbinis Yahudi, ini disebut qal wahomer — argumen dari yang ringan ke yang berat. Jika sesuatu benar untuk kasus yang lebih kecil, pasti lebih benar lagi untuk kasus yang lebih besar. Yesus menggunakan teknik penalaran yang sudah dikenal murid-muridnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 7:11
Roma 8:32
logika pemberian Allah yang lebih besar
“Ia yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua — bagaimana mungkin Ia tidak mengaruniakan semua hal kepada kita bersama-sama dengan Dia?”
Yakobus 1:17
Allah sumber semua yang baik
“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang.”
Lukas 11:13
versi Lukas menyebut Roh Kudus sebagai pemberian terbaiknya
“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 7:11
✕ Sering dikira
Yesus menyebut manusia 'jahat' artinya semua manusia adalah musuh Allah yang jahat
✓ Yang sebenarnya
Ponēroi di sini berarti lemah/tidak sempurna secara moral — ini pengakuan realistis tentang kondisi manusia, bukan vonis kriminal.
✕ Sering dikira
Ini jaminan bahwa Tuhan akan memberi apapun yang kita minta selama kita percaya cukup kuat
✓ Yang sebenarnya
Yang dijanjikan adalah 'yang baik' (agatha) — Allah memberi sesuai dengan apa yang benar-benar baik untuk kita, bukan semua yang kita inginkan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 7:11
Jangan ragukan kebaikan Allah. Jika kita yang penuh dosa saja bisa baik kepada anak, apalagi Allah yang maha baik. Datanglah kepada-Nya dengan percaya diri.
Bapa yang baik, terima kasih untuk kebaikan-Mu yang melimpah, dan aku percaya Engkau akan memenuhi kebutuhanku. Amin.