Petrus: kami sudah meninggalkan segalanya
Markus 10:28
Pernikahan, Anak-Anak, dan Harta
“Petrus mulai berkata kepada Yesus, “Lihat, kami telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!””Markus 10:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah Petrus kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!"”Markus 10:28 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Petrus berkata, "Lihatlah, kami sudah meninggalkan segala-galanya untuk mengikuti Bapak."”Markus 10:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Petrus berkata kepada-Nya, “Bagaimana dengan kami? Kami sudah meninggalkan semua milik kami dan mengikut Engkau.””Markus 10:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Peter began to say unto him, Lo, we have left all, and have followed thee.”Markus 10:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 10:28?
Petrus mengingatkan Yesus bahwa mereka (para murid) telah meninggalkan segala sesuatu untuk mengikut Dia. Ini bisa terdengar seperti mencari jaminan bahwa pengorbanan mereka tidak sia-sia. Yesus merespons dengan janji berkat bagi siapa saja yang rela meninggalkan apa pun demi Dia.
Latar belakang
Pernyataan yang setengah bertanya
Petrus berkata 'lihat, kami telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!' Ini bukan pamer — ini lebih seperti pertanyaan tersembunyi: apakah pengorbanan kami berarti sesuatu? Mereka sudah melakukan apa yang gagal dilakukan pemuda kaya tadi. Apa yang mereka dapatkan?
Di mana
Di jalan menuju Yerusalem
Di antara murid-murid, setelah percakapan tentang orang kaya
Kapan
~30 M
Percakapan tentang upah mengikut Yesus
Yang berbicara
Petrus
murid pertama yang dipanggil, yang sering berbicara mewakili kelompok
Kepada
Yesus
guru yang akan menjawab dengan janji yang jauh melebihi ekspektasi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Ἰδού
Idou · lihat
Lihatlah! — kata seru yang menekankan dan menarik perhatian. Petrus menunjuk ke fakta konkret yang dia anggap relevan dengan diskusi.
ἀφήκαμεν
aphekamen · meninggalkan
Aorist — tindakan yang sudah selesai di masa lalu. Kami sudah meninggalkan. Fakta yang sudah terjadi, bukan rencana.
πάντα
panta · segala sesuatu
Semua hal — tidak ada yang tersisa. Petrus mengklaim pengorbanan total, bukan sebagian.
Petrus menggunakan aorist 'aphekamen' (sudah meninggalkan) — fakta yang sudah selesai. Ini berbeda dari pemuda kaya yang diminta melakukan hal yang sama tapi tidak bisa. Petrus sudah melakukannya.
Tahukah kamu
Petrus meninggalkan apa sebenarnya?
Petrus meninggalkan jala, perahu, dan usaha keluarganya — bisnis ikan yang cukup mapan. Yohanes juga meninggalkan perahu dengan buruh bayaran, artinya usaha yang lebih besar. Ini bukan orang miskin yang tidak punya apa-apa untuk ditinggalkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 10:28
Markus 1:18
momen ketika Petrus benar-benar meninggalkan segalanya — yang dia acu di sini
“Segera Simon dan Andreas meninggalkan jala mereka dan mengikut Dia.”
Lukas 5:11
Lukas mencatat penekanan yang sama: meninggalkan semua
“Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.”
Filipi 3:8
Paulus menggambarkan pengorbanan total yang serupa dengan apa yang Petrus lakukan
“...malahan aku menganggap semuanya itu rugi, supaya aku memperoleh Kristus...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 10:28
✕ Sering dikira
Petrus sombong dan sedang mencari pujian dari Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih seperti ungkapan kebingungan yang jujur — mereka baru saja mendengar betapa sulitnya masuk Kerajaan, dan mereka sudah melakukan apa yang diminta. Mereka butuh kepastian.
✕ Sering dikira
'Segala sesuatu' berarti Petrus tidak punya apa-apa sebelumnya
✓ Yang sebenarnya
Petrus punya bisnis perikanan, rumah, dan keluarga. 'Segala sesuatu' adalah pernyataan relatif tentang melepas apa yang ada, bukan mengklaim kemiskinan sebelumnya.
Renungan
Renungan Singkat Markus 10:28
Kita mungkin tidak dipanggil untuk meninggalkan rumah atau keluarga secara literal, tetapi kita dipanggil untuk menjadikan Yesus prioritas utama. Apa yang perlu kamu relakan demi mengikut Yesus dengan lebih serius?
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau melihat dan menghargai pengorbananku. Ajarilah aku untuk mengikut Engkau dengan setia. Amin.