Hipokrit! Keluarkan balok dari matamu dulu
Lukas 6:42
Sabat, Belas Kasihan, dan Cara Hidup Baru
“Bagaimana kamu dapat mengatakan kepada saudaramu, ‘Saudara, biar kukeluarkan serbuk kayu itu dari matamu’, sedangkan kamu sendiri tidak melihat balok kayu di matamu? Hai orang munafik! Keluarkan dahulu balok kayu itu dari matamu sendiri. Sesudah itu, kamu dapat melihat dengan jelas untuk mengeluarkan serbuk kayu dari mata saudaramu.””Lukas 6:42 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."”Lukas 6:42 · TB
Terjemahan Baru
“Bagaimana kalian dapat mengatakan kepada saudaramu, 'Mari, saudara, saya keluarkan kayu secukil itu dari matamu itu,' sedangkan dalam matamu sendiri ada balok yang tidak kalian lihat? Hai munafik! Keluarkanlah dahulu balok yang ada pada matamu sendiri. Barulah kalian dapat melihat dengan jelas dan dapat mengeluarkan secukil kayu dari mata saudaramu."”Lukas 6:42 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(6:41)”Lukas 6:42 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Either how canst thou say to thy brother, Brother, let me pull out the mote that is in thine eye, when thou thyself beholdest not the beam that is in thine own eye? Thou hypocrite, cast out first the beam out of thine own eye, and then shalt thou see clearly to pull out the mote that is in thy brother’s eye.”Lukas 6:42 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 6:42?
Ayat ini menegaskan bahaya kemunafikan: mencoba menolong orang lain mengatasi kesalahan kecil sementara kita sendiri masih terbelit dosa besar. Yesus menuntut kita untuk memperbaiki diri sendiri terlebih dahulu sebelum membantu orang lain, agar kita dapat melihat dengan jernih dan menolong dengan tulus.
Latar belakang
Urutan yang benar: diri sendiri dulu, baru orang lain
Yesus tidak melarang mengeluarkan serbuk dari mata orang lain — Ia justru mengatakan lakukanlah itu, tapi setelah mengeluarkan balok dari matamu sendiri. Ini adalah urutan introspeksi yang benar: bukan tidak pernah mengoreksi, tapi tidak mengoreksi sebelum diri sendiri terlebih dahulu.
Di mana
Dataran di Galilea
Lanjutan pengajaran tentang menghakimi
Kapan
~28 M
Khotbah di Dataran, penutup bagian menghakimi
Yang berbicara
Yesus
Menggunakan kata 'munafik' dengan tajam untuk menyebut kepura-puraan
Kepada
Orang yang suka mengoreksi tapi tidak introspeksi
Secara khusus bisa merujuk ke pemimpin agama yang menghakimi orang lain
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑποκριτά
munafik · hypocrite
Aktor teater yang memakai topeng — orang yang menampilkan diri berbeda dari yang sebenarnya
πρῶτον
dahulu/pertama · first
Bukan 'jangan pernah' tapi 'urutan yang benar': dirimu dulu
διαβλέψεις
melihat dengan jelas · clearly
Melihat dengan ketajaman penuh setelah hambatan disingkirkan
Kata πρῶτον (pertama/dahulu) mengungkap bahwa Yesus tidak melarang koreksi tapi mengatur urutannya. Dan setelah balok keluar, hasil akhirnya adalah διαβλέψεις (melihat dengan sangat jelas) — kemampuan yang jauh lebih baik untuk membantu.
Tahukah kamu
Kata 'munafik' berasal dari dunia teater Yunani
Kata ὑποκριτής (munafik) dalam bahasa Yunani adalah istilah untuk aktor yang memakai topeng di atas panggung. Ketika Yesus menyebut seseorang 'munafik', Ia berkata: 'Kamu sedang berakting, memakai topeng — hidupmu tidak nyata'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 6:42
Matius 7:5
Versi paralel yang persis sama
“Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu”
1 Timotius 4:16
Urutan yang sama: jaga dirimu sendiri dulu
“Jagalah dirimu sendiri dan ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau”
Yohanes 8:7
Prinsip yang sama: sebelum menghakimi orang lain, periksa dirimu sendiri
“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melempar batu kepada perempuan itu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 6:42
✕ Sering dikira
Dengan memanggil orang 'munafik', Yesus sendiri sedang menghakimi — bukankah Ia bilang jangan menghakimi?
✓ Yang sebenarnya
Yesus sebagai yang tanpa dosa memiliki posisi yang benar untuk berbicara. Perintah 'jangan menghakimi' ditujukan kepada mereka yang tidak memiliki otoritas itu
✕ Sering dikira
Kesimpulannya: orang percaya tidak boleh pernah mengoreksi siapapun
✓ Yang sebenarnya
Kesimpulan Yesus justru sebaliknya: setelah dirimu bersih, kamu akan melihat lebih jelas — dan bisa membantu orang lain lebih efektif
Renungan
Renungan Singkat Lukas 6:42
Jadilah pribadi yang autentik dan rendah hati. Setelah mengalami pemulihan, barulah kita bisa menjadi alat Tuhan untuk memulihkan orang lain.
Tuhan, bersihkan hatiku dari segala kemunafikan, sehingga aku bisa menolong sesamaku dengan kasih yang murni. Amin.