Apakah tuan berterima kasih kepada hambanya?
Lukas 17:9
Pengampunan, Iman, dan Kedatangan Anak Manusia
“Apakah ia akan berterima kasih kepada hambanya itu karena melakukan yang diperintahkannya?”Lukas 17:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?”Lukas 17:9 · TB
Terjemahan Baru
“Pelayan itu tidak perlu dipuji karena sudah mematuhi perintah tuannya, bukan?”Lukas 17:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan kamu juga tidak perlu berterima kasih kepadanya ketika dia selesai melakukan perintah-perintahmu.”Lukas 17:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Doth he thank that servant because he did the things that were commanded him? I trow not.”Lukas 17:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 17:9?
Tuan tidak berterima kasih kepada hamba yang melakukan tugasnya, karena itu sudah menjadi kewajiban. Demikian juga, kita tidak bisa menuntut Allah berterima kasih atau memberi pahala karena kita sudah melakukan perintah-Nya; itu adalah tugas yang wajar.
Latar belakang
Pertanyaan retoris yang jawabannya sudah jelas
Yesus mengajukan pertanyaan yang semua pendengar-Nya tahu jawabannya: tidak, tuan tidak akan mengucapkan terima kasih kepada hamba yang melakukan tugasnya. Bukan karena kasar, tapi karena memang itu sudah kewajibannya. Ini fondasi untuk poin berikutnya tentang motivasi melayani.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem, wilayah Galilea–Samaria
Di jalan, Yesus bertanya retoris untuk membangun argumen
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea, dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Para rasul
Dua belas murid inti Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
χάριν ἔχει
charin echei · thank
memberikan kasih karunia/terima kasih — secara harfiah 'memiliki charis' untuk seseorang
διαταχθέντα
diatachthenta · commanded
yang diperintahkan — tugas yang sudah ditetapkan dan wajib dilakukan
δούλῳ
doulō · servant
hamba — seseorang yang hidupnya terikat pada mandat tuannya
Charis (kasih karunia) adalah kata yang sama untuk 'terima kasih' dalam bahasa Yunani. Ironi perumpamaan ini: hamba tidak mendapat 'charis' dari tuannya karena tugasnya — tapi kita mendapat 'charis' dari Allah bukan karena jasa kita tapi karena kasih-Nya.
Tahukah kamu
Ini bukan ajaran bahwa Allah tidak berterima kasih kepada kita
Perumpamaan ini tidak boleh dibaca sebagai gambaran karakter Allah yang dingin. Yesus pakai logika dunia untuk membalik ekspektasi: kalau hamba yang melakukan kewajibannya tidak dapat ucapan terima kasih dari tuannya, bagaimana seharusnya kita memandang 'kewajiban rohani' kita?
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 17:9
Roma 4:4
Perbedaan antara upah yang layak dan kasih karunia yang gratis
“Tetapi kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai kasih karunia, melainkan sebagai haknya.”
Lukas 17:10
Kesimpulan langsung dari pertanyaan retoris ini
“Kami adalah hamba yang tidak berharga. Kami hanya melakukan apa yang wajib kami lakukan.”
Ayub 41:11
Allah tidak berhutang kepada siapa pun
“Siapakah yang lebih dahulu memberikan sesuatu kepada-Ku, sehingga Aku harus membayar kembali?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 17:9
✕ Sering dikira
Yesus mengajarkan bahwa Allah tidak menghargai pelayanan kita
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini tentang motivasi — melayani bukan untuk dapat pujian tapi karena memang itu tanggung jawab kita
✕ Sering dikira
Hamba yang setia pasti mendapat terima kasih dari tuannya
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — Yesus menegaskan bahwa dalam logika tuan-hamba, tidak ada ucapan terima kasih khusus untuk melakukan kewajiban
Renungan
Renungan Singkat Lukas 17:9
Jangan menganggap pelayanan kita kepada Allah sebagai sesuatu yang 'hebat' yang layak dipuji, tetapi lakukan dengan hati yang tulus sebagai tanggung jawab kita sebagai anak-anak-Nya.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap merasa berhak atas pujian, dan beri aku kerendahan hati dalam melayaniMu. Amin.