Garam yang kehilangan rasa asinnya
Lukas 14:34-35
Garam yang Tawar Tidak Ada Gunanya
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Garam yang tidak asin lagi — apa gunanya?
Yesus menutup pengajaran dengan pertanyaan retoris sederhana: garam yang sudah tidak asin, bagaimana membuatnya asin kembali? Tidak bisa. Garam yang kehilangan sifat dasarnya sudah tidak berguna untuk tujuannya. Ini analogi untuk murid yang melepas komitmennya — kehilangan esensinya sendiri.
Di mana
Suatu tempat di perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Di jalan, ilustrasi penutup dari benda sehari-hari
Kapan
~30 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, mengakhiri pengajaran dengan ilustrasi garam
Kepada
Kerumunan besar yang mengikuti Yesus
orang-orang yang berjalan bersama Yesus
Arti tiap ayat
Penjelasan Lukas 14:34-35 Ayat per Ayat
Lukas 14:34
Yesus memakai perumpamaan garam untuk menunjukkan bahwa murid yang kehilangan komitmen dan semangat mengikuti-Nya menjadi tidak berguna. Garam yang tawar tidak bisa dipulihkan, demikian juga iman yang mengendur dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 14:35
Garam yang kehilangan rasa asinnya tidak berguna untuk apa pun dan hanya dibuang. Yesus menutup pengajaran-Nya dengan ajakan untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Ini menekankan bahwa menjadi murid bukan sekadar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →