Paulus berteriak: kami semua masih di sini!
Kisah Para Rasul 16:28
Perjalanan ke Makedonia dan Malam di Penjara Filipi
“Namun, Paulus berteriak dengan suara keras, “Jangan membahayakan dirimu sendiri karena kami semua di sini!””Kisah Para Rasul 16:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!"”Kisah Para Rasul 16:28 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Paulus berteriak sekeras-kerasnya, "Jangan bunuh diri! Kami semua masih ada di sini!"”Kisah Para Rasul 16:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Paulus berteriak keras-keras kepadanya, “Jangan, Pak! Jangan bunuh diri! Kami semua masih ada di sini.””Kisah Para Rasul 16:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Paul cried with a loud voice, saying, Do thyself no harm: for we are all here.”Kisah Para Rasul 16:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 16:28?
Paulus berteriak mencegah kepala penjara bunuh diri, meyakinkan bahwa semua tahanan masih ada. Ini menunjukkan kasih dan perhatian Paulus bahkan kepada penjaga yang menyiksanya.
Latar belakang
Satu teriakan yang menyelamatkan nyawa
Paulus bisa saja membiarkan kepala penjara itu bunuh diri — itu akan mempermudah pelarian mereka. Tapi ia justru berteriak keras memperingatkan. Ini adalah tindakan belas kasihan yang spontan kepada orang yang baru saja memenjarakannya. Inilah karakter Injil yang nyata: kebaikan kepada musuh.
Di mana
Penjara Filipi
Di dalam penjara, Paulus berteriak kepada kepala penjara yang ada di pintu masuk
Kapan
~49 M
Sesaat sebelum kepala penjara bunuh diri
Yang berbicara
Paulus
Rasul Yesus Kristus, mantan penganiaya gereja yang dipanggil untuk membawa Injil ke bangsa-bangsa
Kepada
Kepala penjara
Pejabat penjara Filipi yang nyaris bunuh diri karena mengira tahanan kabur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
φωνέω μεγάλῃ φωνῇ
berteriak dengan suara keras · called out
Secara harfiah 'memanggil dengan suara besar' — urgensi yang nyata, bukan bisikan
κακός
membahayakan · harm
Kata umum untuk hal yang buruk atau merugikan — Paulus menggunakan kata paling dasar: jangan lakukan sesuatu yang buruk pada dirimu
ἅπας
semua · all
Semua tanpa kecuali — tidak ada satu pun tahanan yang kabur, yang memperkuat sisi ajaib dari kejadian ini
Paulus tidak menghitung untung-rugi sebelum berteriak — ia langsung bertindak untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang baru saja menganiayanya. Kasih yang seperti itu tidak bisa dipaksakan.
Tahukah kamu
Mengapa tidak ada yang kabur?
Lukas tidak menjelaskan mengapa semua tahanan tetap diam meski belenggu lepas dan pintu terbuka. Mungkin mereka ketakutan oleh gempa, mungkin tertahan oleh kehadiran Paulus, mungkin keduanya. Apapun alasannya, pilihan para tahanan untuk tetap tinggal membuka peluang yang mengubah hidup kepala penjara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 16:28
Matius 5:44
Paulus memraktikkan apa yang Yesus ajarkan — kasih kepada musuh
“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”
Roma 12:21
Kebaikan yang mengalahkan kejahatan — prinsip yang Paulus hidupkan
“Janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.”
Lukas 6:27-28
Ajaran Yesus yang didemonstrasikan Paulus dalam situasi nyata
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 16:28
✕ Sering dikira
Paulus berteriak karena tahu ini akan menguntungkan misi mereka
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah respons belas kasihan yang spontan — Paulus tidak sempat menghitung manfaatnya, ia langsung bertindak untuk menyelamatkan nyawa seseorang
✕ Sering dikira
Para tahanan tidak kabur karena mereka masih dibelenggu
✓ Yang sebenarnya
Ayat 26 sudah menyebut 'belenggu setiap orang terlepas' — mereka bebas secara fisik tapi memilih tidak kabur
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 16:28
Kasih Yesus memampukan kita untuk berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita. Kita dipanggil untuk menjadi agen keselamatan, bahkan bagi mereka yang tampak sebagai musuh.
Yesus, beri aku hati yang penuh belas kasihan seperti Paulus, untuk peduli pada keselamatan orang lain. Amin.