Yohanes: aku bukan Dia
Kisah Para Rasul 13:25
Khotbah Paulus di Sinagoge Antiokhia
“Dan, sementara Yohanes sedang menyelesaikan tugasnya, ia terus berkata, ‘Kamu kira siapa aku ini? Aku bukan Dia. Namun, lihatlah, Seseorang datang setelah aku, sandal di kaki-Nya pun aku tidak layak melepaskannya.’”Kisah Para Rasul 13:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan ketika Yohanes hampir selesai menunaikan tugasnya, ia berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi Ia akan datang kemudian dari padaku. Membuka kasut dari kaki-Nyapun aku tidak layak.”Kisah Para Rasul 13:25 · TB
Terjemahan Baru
“Dan menjelang akhir pekerjaannya, Yohanes berkata kepada orang-orang, 'Siapakah saya ini menurut pendapat kalian? Saya bukan Orang yang kalian tunggu-tunggu. Ingat, Orang itu akan datang sesudah saya; untuk membuka sepatu-Nya pun saya tidak layak.'”Kisah Para Rasul 13:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan waktu masa pelayanan Yohanes hampir berakhir, dia bertanya, ‘Menurut kalian, saya bertugas dengan jabatan sebagai siapa? Saya bukanlah Orang yang kalian nanti-nantikan itu. Tetapi Dia akan datang sesudah saya. Saya sendiri tidak layak untuk melayani Dia, sekalipun hanya membukakan tali sandal-Nya.’”Kisah Para Rasul 13:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And as John fulfilled his course, he said, Whom think ye that I am? I am not he. But, behold, there cometh one after me, whose shoes of his feet I am not worthy to loose.”Kisah Para Rasul 13:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 13:25?
Yohanes Pembaptis dengan rendah hati mengarahkan orang kepada Yesus, yang jauh lebih besar darinya. Ia berkata bahwa ia tidak layak bahkan melepaskan tali sandal Yesus, menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan.
Latar belakang
Kerendahan hati terbesar: aku bukan Dia
Ketika pelayanan Yohanes sedang di puncak popularitasnya — ribuan orang datang, semua bertanya apakah dia Mesias — dia berkata dengan tegas: 'aku bukan Dia'. Dan untuk memperjelasnya, dia pakai gambaran yang sangat konkret: sandal. Melepas sandal adalah tugas budak terendah. Yohanes berkata: posisiku bahkan lebih rendah dari budak terendah Yesus.
Di mana
Antiokhia Pisidia
Sinagoge — khotbah mengutip pernyataan Yohanes
Kapan
~46-47 M
Khotbah: Yohanes menyangkal identitasnya sebagai Mesias
Yang berbicara
Paulus mengutip Yohanes Pembaptis
Paulus menyampaikan pernyataan penyangkalan Yohanes
Kepada
Jemaat sinagoge Antiokhia Pisidia
Pendengar yang mungkin sudah dengar tentang Yohanes
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπλήρου τὸν δρόμον
eplērou ton dromon · completing his course
Menyelesaikan tugasnya — dromon adalah lintasan lari; Yohanes sedang di garis akhir pelayanannya
ὑπόδημα
hypodēma · sandal
Sandal — perlengkapan kaki yang melepasnya adalah tugas hamba paling rendah
οὐκ εἰμί ἐγώ
ouk eimi egō · I am not he
Aku bukan Dia — penyangkalan yang tegas dan langsung; tidak ada keraguan atau ambiguitas
Yohanes eplērou ton dromon (menyelesaikan lintasannya) dengan pernyataan yang jelas: ouk eimi egō (aku bukan Dia). Dan dia menggunakan hypodēma (sandal) sebagai gambaran betapa jauh Yesus di atasnya.
Tahukah kamu
Empat Injil berbeda dalam detail soal 'sandal'
Matius: 'membawa sandal-Nya pun aku tidak layak'. Markus dan Lukas: 'melepaskan tali sandal-Nya pun aku tidak layak'. Yohanes: 'membuka ikatan sandal-Nya pun aku tidak layak'. Kisah Para Rasul: 'melepaskan sandal di kaki-Nya pun aku tidak layak'. Variasi kecil tapi konsisten dalam pesan: Yohanes jauh di bawah Yesus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 13:25
Yohanes 1:20
Penyangkalan yang sama dari Yohanes dalam Injil Yohanes
“Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: Aku bukan Kristus.”
Yohanes 3:30
Filosofi pelayanan Yohanes yang ia tunjukkan dalam tindakan
“Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”
Matius 11:11
Yesus sendiri mengangkat nilai Yohanes — meski Yohanes merendahkan diri
“Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 13:25
✕ Sering dikira
"Yohanes merendahkan diri karena dia tidak percaya diri"
✓ Yang sebenarnya
Kerendahan hati Yohanes adalah keyakinan teologis yang kuat: dia tahu persis siapa dirinya dan siapa Yesus.
✕ Sering dikira
"Pernyataan soal sandal ini hanya basa-basi kesopanan"
✓ Yang sebenarnya
Melepas sandal adalah tugas hamba terendah — Yohanes sedang membuat pernyataan ekstrim tentang jarak antara dirinya dan Yesus.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 13:25
Kerendahan hati Yohanes mengingatkan kita untuk tidak mencari kemuliaan sendiri, tetapi selalu menunjuk kepada Yesus dalam perkataan dan perbuatan. Mari kita cerminkan sikap ini dalam pelayanan kita sehari-hari.
Tuhan, ajari aku untuk rendah hati seperti Yohanes, selalu memuliakan Yesus dalam segala hal yang kulakukan. Amin.