Jubah imam dikenakan lapis demi lapis
Keluaran 29:5
Ritual Penahbisan Harun dan Anak-anaknya
“Kemudian, kamu harus mengambil pakaian-pakaian itu dan mengenakan jubah, jubah baju efod, baju efod, dan tutup dada, lalu sabukkanlah dia dengan pita efod yang dikerjakan secara terampil itu.”Keluaran 29:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian kauambillah pakaian itu, lalu kaukenakanlah kepada Harun kemeja, gamis baju efod, dan baju efod serta tutup dada; kaukebatkanlah sabuk baju efod kepadanya;”Keluaran 29:5 · TB
Terjemahan Baru
“Kenakanlah pakaian imam pada Harun: kemeja, efod, jubah yang menutupi efod, tutup dada dan ikat pinggang.”Keluaran 29:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian ambillah pakaian yang sudah disiapkan, yaitu jubah, baju panjang, efod, dan penutup dada. Kenakanlah semuanya kepada Harun, dan ikatkanlah ikat pinggang tenun pada efod yang sudah dikenakannya.”Keluaran 29:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt take the garments, and put upon Aaron the coat, and the robe of the ephod, and the ephod, and the breastplate, and gird him with the curious girdle of the ephod:”Keluaran 29:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 29:5?
Ayat ini menginstruksikan pengenaan pakaian kudus bagi Harun: jubah, baju efod, tutup dada, dan sabuk efod yang terampil. Pakaian ini menandakan otoritas dan kekudusan jabatan imam.
Latar belakang
Mengenakan pakaian imam adalah bagian dari penahbisan
Setelah dibasuh, Harun mengenakan pakaian imam berlapis-lapis: jubah dalam, jubah baju efod, lalu baju efod, dan tutup dada. Setiap lapisan pakaian mempunyai makna dan fungsi tersendiri. Pita efod diikatkan sebagai sabuk yang mempersatukan semua lapisan. Pakaian ini bukan sekadar seragam — ini adalah identitas imam yang terlihat secara fisik.
Di mana
Gunung Sinai
Di pintu Kemah Suci · Musa mengenakan pakaian imam kepada Harun
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Sinai
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵפוֹד
efod · efod
Rompi ritual khusus imam besar yang dipakai di atas jubah — salah satu pakaian paling sakral dalam ibadah Israel.
חֹשֶׁן
choshen · tutup dada
Tutup dada imam besar yang memuat 12 batu permata mewakili 12 suku Israel, dan berisi Urim dan Tumim.
כֻּתֹּנֶת
kutonet · jubah
Jubah panjang yang dipakai paling dalam — jenis yang sama dengan jubah Yusuf yang terkenal.
Setiap lapis pakaian imam — kutonet, efod, choshen — bukan hanya fungsi tapi identitas: imam yang terlihat berbeda adalah imam yang bertindak berbeda di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Efod adalah pakaian paling khas imam besar
Efod adalah rompi bersulam dari linen halus dengan batu permata di kedua pundaknya, masing-masing berukir enam nama suku Israel. Imam besar secara harfiah 'menanggung' kedua belas suku di bahunya ketika masuk ke hadapan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 29:5
Keluaran 28:6
pakaian imam
“"Haruslah dibuat baju efod dari emas, dari kain ungu tua dan ungu muda, dari kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal, dengan kerja yang indah."”
Imamat 8:7
mengenakan efod
“"Ia mengenakan jubah itu kepada Harun, mengikat ikat pinggang kepadanya, mengenakan gamis panjang itu, kemudian mengenakan baju efod kepadanya."”
Wahyu 1:13
jubah imam agung
“"...di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 29:5
✕ Sering dikira
Urutan pakaian tidak penting selama semua dipakai
✓ Yang sebenarnya
Urutan pengenaan pakaian sangat spesifik dan diikuti persis saat pelaksanaan di Imamat 8 — setiap langkah punya makna.
✕ Sering dikira
Efod hanya rompi biasa
✓ Yang sebenarnya
Efod adalah pakaian ritual paling sakral imam besar, dibuat dari bahan mewah dan memuat batu permata dengan nama suku Israel.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 29:5
Sama seperti imam mengenakan pakaian khusus, kita dipanggil untuk 'mengenakan Kristus' dalam karakter dan tindakan sehari-hari.
Tuhan, kenakanlah aku dengan karakter-Mu, agar hidupku memancarkan kekudusan dan kemuliaan-Mu. Amin.