Perintah Rahasia di Malam Hari

Kejadian 44:1-10

Yusuf Menjebak Saudara-Saudaranya

1Lalu, dia memberi perintah kepada orang yang mengurus rumahnya, katanya, “Isilah karung setiap orang itu dengan makanan, sebanyak yang sanggup mereka angkut, lalu taruhlah uang mereka masing-masing dalam mulut karungnya. 2Kemudian, pialaku, piala perak itu, taruhlah itu di mulut karung yang bungsu beserta uang gandumnya.” Dia pun melaksanakan titah yang dititahkan oleh Yusuf. 3Ketika fajar menyingsing, orang-orang itu dilepas pergi, mereka dan keledai-keledainya. 4Ketika mereka baru saja keluar dari kota, belum jauh, Yusuf berkata kepada yang mengurus rumahnya, “Bangunlah, kejarlah orang-orang itu, dan ketika kamu dapat menyusulnya, katakanlah kepada mereka, ‘Mengapa kamu membalas hal yang jahat untuk hal yang baik? 5Bukankah ini yang dengannya tuanku minum dan meramal? Dia meramal kalian telah berbuat jahat dengan melakukan hal tersebut.’” 6Lalu, dia menyusul mereka dan bertitah kepada mereka dengan titah yang sama. 7Mereka berkata kepadanya, “Mengapa Tuanku mengatakan perkataan itu? Jauhlah dari hamba-hambamu ini untuk melakukan hal semacam itu. 8Lihatlah, uang yang kami temukan dalam mulut karung kami ini, kami bawa kembali kepadamu dari tanah Kanaan. Bagaimana kemudian kami mencuri emas atau perak dari rumah tuanmu? 9Pada siapa pun itu ditemukan, dari hamba-hambamu ini, biarlah dia mati dan kami juga akan menjadi budak-budak Tuanku.” 10Dia berkata, “Sekarang juga, berdasarkan perkataanmu itu, pada siapa pun itu ditemukan, dia akan menjadi budakku, dan kalian tidak bersalah.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Yusuf memasang jebakan

Setelah menjamu saudara-saudaranya termasuk Benyamin, Yusuf diam-diam memerintahkan pelayannya mengisi karung mereka penuh gandum dan mengembalikan uang mereka. Ini bukan pertama kali Yusuf melakukan hal seperti ini — sebelumnya pun uang sudah dikembalikan. Tapi kali ini ada tambahan: piala peraknya harus diselipkan ke karung Benyamin.

Di mana

Mesir (kemungkinan Avaris atau Memphis)

Gudang gandum istana · menjelang fajar

Kapan

~1680 SM

Yusuf di Mesir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjamuan makan bersama saudara
Saudara-saudara berangkat pulang
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yusuf

Putra Yakub, wakil Firaun di Mesir, ~1680 SM

K

Kepada

Kepala Rumah Tangga Yusuf

Pelayan kepercayaan Yusuf yang mengurus gudang

Arti tiap ayat

Penjelasan Kejadian 44:1-10 Ayat per Ayat

Kejadian 44:1

Yusuf memerintahkan pengurus rumahnya untuk mengisi karung saudara-saudaranya dengan makanan dan mengembalikan uang mereka, sebagai bagian dari rencananya untuk menguji mereka.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:2

Yusuf secara khusus memerintahkan agar piala peraknya ditaruh di karung Benyamin, sang bungsu, bersama uangnya, untuk menciptakan situasi yang menuduh Benyamin mencuri.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:3

Ketika fajar menyingsing, saudara-saudara Yusuf diizinkan pergi dengan keledai mereka, tanpa mengetahui bahwa piala itu disembunyikan di karung Benyamin.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:4

Setelah mereka keluar dari kota, Yusuf mengutus pengurus rumahnya untuk mengejar mereka dan menuduh mereka membalas kebaikan dengan kejahatan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:5

Yusuf melalui pengurusnya menuduh mereka mencuri piala yang digunakan untuk minum dan meramal, sehingga membuat tuduhan tersebut tampak serius.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:6

Pengurus rumah Yusuf menyusul mereka dan menyampaikan tuduhan yang sama, menambah tekanan pada saudara-saudara Yusuf.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:7

Saudara-saudara Yusuf terkejut mendengar tuduhan pencurian piala dan dengan tegas membantahnya. Mereka menyatakan bahwa tindakan semacam itu adalah hal yang jauh dari diri mereka, menunjukkan integritas dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:8

Mereka mengingatkan bahwa mereka telah mengembalikan uang yang ditemukan di karung mereka sebelumnya, yang menunjukkan kejujuran mereka. Ini menjadi dasar argumen bahwa mereka tidak mungkin mencuri, karena mereka…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:9

Mereka menawarkan hukuman yang berat: siapa yang kedapatan mencuri harus mati, dan yang lain menjadi budak. Ini menunjukkan keyakinan mereka akan ketidakbersalahan mereka, tetapi juga kenaifan karena mereka tidak tahu…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 44:10

Pelayan Yusuf mengubah hukuman: hanya orang yang kedapatan dengan piala itu yang menjadi budak, sementara yang lain bebas. Ini menunjukkan belas kasihan dan juga merupakan strategi untuk menguji saudara-saudara.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kejadian 44 selengkapnya