Memulihkan yang jatuh dengan tangan lembut
Galatia 6:1-5
Saling Menolong
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Bagaimana menangani anggota jemaat yang tersandung
Paulus tidak berbicara tentang menghakimi orang yang jatuh—tapi soal memulihkannya. Kata 'mengembalikan' yang dia pakai adalah istilah medis untuk memasang tulang yang retak kembali ke tempatnya. Dan Paulus menegaskan: orang yang melakukan pemulihan itu pun harus waspada, karena tidak ada yang kebal dari godaan yang sama.
Di mana
Galatia
Surat dikirim ke gereja-gereja di wilayah Galatia, Anatolia Tengah
Kapan
~49 M
Penutup pastoral surat Paulus ke Galatia
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menutup suratnya dengan instruksi komunitas yang konkret
Kepada
Jemaat-jemaat di Galatia
Orang percaya yang butuh arahan saat ada anggota yang tersandung
Arti tiap ayat
Penjelasan Galatia 6:1-5 Ayat per Ayat
Galatia 6:1
Ayat ini mengajarkan bahwa ketika ada saudara seiman yang jatuh dalam dosa, kita yang hidup oleh Roh harus memulihkannya dengan sikap lembut, bukan menghakimi. Kita juga harus waspada agar tidak ikut tergoda atau jatuh…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Galatia 6:2
Ayat ini mengajak kita untuk saling menanggung beban satu sama lain. Dengan demikian, kita menggenapi hukum Kristus, yaitu hukum kasih yang diajarkan Yesus, yang antara lain adalah saling mengasihi dan peduli terhadap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Galatia 6:3
Ayat ini memperingatkan jangan kita merasa diri penting atau hebat, karena jika kita menganggap diri kita penting padahal tidak, kita hanya menipu diri sendiri. Ini adalah peringatan terhadap kesombongan dan harga diri…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Galatia 6:4
Ayat ini mendorong setiap orang untuk memeriksa perbuatannya sendiri, bukan membandingkan dirinya dengan orang lain. Jika perbuatannya baik, ia dapat bermegah tentang dirinya sendiri tanpa harus membandingkan dengan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Galatia 6:5
Ayat ini menegaskan bahwa setiap orang akan mempertanggungjawabkan hidupnya sendiri di hadapan Allah. Meskipun kita saling menolong, tanggung jawab pribadi tetap ada. Kita tidak bisa menyalahkan orang lain atas…
Arti lengkap, studi kata & renungan →