Peraturan Kekal tentang Air Penahiran
Bilangan 19:21
Sapi Merah dan Air Penahiran
“Itulah peraturan untuk selama-lamanya. Siapa pun yang memercikkan air penahiran itu harus mencuci pakaiannya. Dan orang lain yang terkena air itu akan menjadi najis hingga sore hari.”Bilangan 19:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itulah yang harus menjadi ketetapan bagi mereka untuk selama-lamanya. Orang yang menyiramkan air penyuci itu, ia harus mencuci pakaiannya, dan orang yang kena kepada air penyuci itu, ia menjadi najis sampai matahari terbenam. Bilangan 19.22–20.6 120”Bilangan 19:21 · TB
Terjemahan Baru
“Peraturan itu berlaku untuk selama-lamanya. Orang yang memercikkan air upacara itu juga harus mencuci pakaiannya, dan orang yang kena air itu menjadi najis sampai matahari terbenam.”Bilangan 19:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Peraturan ini berlaku bagi kalian untuk selama-lamanya.“Orang yang memercikkan air penyucian itu harus mencuci pakaiannya. Siapa pun yang menyentuh wadah yang digunakan untuk air penyucian menjadi najis sampai matahari terbenam.”Bilangan 19:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it shall be a perpetual statute unto them, that he that sprinkleth the water of separation shall wash his clothes; and he that toucheth the water of separation shall be unclean until even.”Bilangan 19:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 19:21?
Peraturan ini berlaku selamanya: siapa yang memercikkan air penahiran harus mencuci pakaiannya, dan siapa yang terkena air itu menjadi najis sampai sore. Ini menunjukkan bahwa ritual penyucian itu sendiri membawa konsekuensi.
Latar belakang
Peraturan Permanen
Ayat ini menegaskan bahwa ketentuan ini adalah peraturan untuk selama-lamanya. Siapa pun yang memercikkan air penahiran harus mencuci pakaiannya, dan orang yang terkena air itu menjadi najis hingga petang—menunjukkan ritus yang harus dijaga terus.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan Israel, saat TUHAN memberikan hukum
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa dan Harun
Pemimpin Israel yang menerima perintah TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עוֹלָם
olam · selama-lamanya
selamanya, sepanjang masa
נָזָה
nazah · memercikkan
memercikkan (dengan jari atau hisop)
טָמֵא
tamei · najis
kotor, tidak suci secara ritus
Kata 'olam' menunjukkan ketetapan abadi, bukan sementara. 'Memercikkan' dan 'najis' saling terkait: meskipun air itu menyucikan, ia juga menyebabkan kenajisan sementara bagi yang memercikkannya—mengajarkan bahwa kekudusan dan kenajisan adalah hal serius yang perlu penanganan hati-hati.
Tahukah kamu
Air Penahiran Mengandung Abu
Air penahiran terbuat dari abu sapi merah yang dicampur air hidup (air segar). Abu ini disimpan di luar perkemahan dan digunakan untuk berbagai penyucian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 19:21
Bilangan 19:10
peraturan kekal untuk orang asing
“Orang yang mengumpulkan abu sapi itu harus mencuci pakaiannya dan dia akan najis hingga sore hari. Itulah peraturan untuk selamanya bagi umat Israel dan orang asing yang ada di tengah-tengahmu.”
Imamat 10:9
peraturan kekal untuk imam
“Janganlah engkau minum anggur atau minuman keras, engkau serta anak-anakmu, bila kamu masuk ke dalam Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati.”
Ibrani 9:13-14
penyucian ritual digenapi Kristus
“Sebab jika darah domba jantan dan lembu jantan serta abu lembu betina yang ditaburkan ke atas orang-orang yang najis menguduskan untuk kesucian tubuh, betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 19:21
✕ Sering dikira
Peraturan ini hanya untuk zaman Perjanjian Lama dan tidak ada artinya bagi orang Kristen.
✓ Yang sebenarnya
Peraturan ini menjadi bayangan dari penyucian yang sempurna dalam Kristus; memahami ritual ini membantu menghargai pengorbanan-Nya.
✕ Sering dikira
Air penahiran bisa dipakai untuk menyucikan segala dosa, termasuk dosa yang disengaja.
✓ Yang sebenarnya
Ritual ini khusus untuk kenajisan karena mayat, bukan untuk dosa moral; dosa yang disengaja memerlukan korban lain (lihat Imamat 4).
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 19:21
Terkadang pelayanan atau hal baik pun bisa membuat kita 'kotor' secara seremonial. Namun, di dalam Kristus, kita dipanggil untuk melayani dengan rendah hati, menyadari bahwa kita selalu butuh anugerah.
Tuhan, berikan kami kerendahan hati dalam melayani, dan ingatkan kami untuk selalu bergantung pada kasih-Mu. Amin.