Penjual firman versus pemberita yang tulus
2 Korintus 2:17
Kita diarak dalam kemenangan Kristus ke mana-mana
“Sebab, kami tidak seperti banyak orang lain, yang menjual firman Allah. Sebaliknya, dalam Kristus kami berbicara di hadapan Allah dengan ketulusan, sebagaimana utusan-utusan Allah.”2 Korintus 2:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud- maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.”2 Korintus 2:17 · TB
Terjemahan Baru
“Kami tidak seperti banyak orang yang memperlakukan berita dari Allah seperti barang dagangan saja. Tujuan-tujuan kami adalah murni, sebab kami ditugaskan oleh Allah. Dan Allah sendiri melihat bahwa kami menyampaikan berita itu sebagai hamba-hamba Kristus.”2 Korintus 2:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Banyak guru palsu menjadikan berita dari Allah sebagai barang yang bisa dijual demi keuntungan pribadi. Tetapi kami tidak seperti mereka! Kami tahu bahwa Allahlah yang mengutus kami dan bahwa pelayanan yang kami kerjakan terbuka di mata-Nya. Karena itulah kami sungguh-sungguh hanya mengandalkan Kristus dalam memberitakan kabar keselamatan dari Allah.”2 Korintus 2:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For we are not as many, which corrupt the word of God: but as of sincerity, but as of God, in the sight of God speak we in Christ.”2 Korintus 2:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 2:17?
Paulus membedakan dirinya dari banyak orang yang menjual firman Allah demi keuntungan. Ia melayani dengan tulus di hadapan Allah, sebagai utusan Allah yang berbicara dalam Kristus.
Latar belakang
Korintus penuh dengan guru berbayar
Korintus adalah kota dagang besar yang dipenuhi para sofis — filosof-retorika yang dibayar mahal untuk mengajar. Paulus membandingkan dirinya dengan mereka: ia tidak menjual firman, tidak mengoplos isinya dengan kepentingan sendiri, tapi berbicara apa adanya di hadapan Allah.
Di mana
Makedonia (untuk Korintus)
Paulus menutup bagian ini dengan membedakan motif pelayanannya
Kapan
~56 M
Penutup bagian tentang pelayanan yang tulus
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang membedakan dirinya dari pengkhotbah berorientasi profit
Kepada
Jemaat Korintus
Komunitas yang terpapar banyak pengajar berbiaya mahal di kota ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καπηλεύοντες
kapēleuontes · peddle
berdagang, khususnya pedagang yang suka mengoplos atau memanipulasi
εἰλικρινείας
eilikrinias · sincerity
kemurnian yang terlihat saat diuji cahaya — tidak ada yang tersembunyi
ἐκ θεοῦ
ek theou · as from God
berasal dari Allah — sumber, bukan manusia atau tradisi
Pelayanan yang tulus bukan hanya soal tidak berbohong — tapi tentang transparansi total: sumber pesannya dari Allah, cara berbicaranya di hadapan Allah, dan motifnya dalam Kristus.
Tahukah kamu
Kata 'menjual' awalnya untuk pedagang anggur nakal
'Kapēleuō' adalah kata untuk pedagang eceran — khususnya pedagang anggur yang terkenal suka mengoplos atau mengurangi kualitas barang untuk untung lebih besar. Paulus memakai kata ini: ada orang-orang yang 'mengoplos' firman Allah dengan kepentingan pribadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 2:17
1 Tesalonika 2:5
yang menjual firman Allah
“Kami tidak pernah menggunakan kata-kata bermuka-muka atau kedok untuk tamak”
2 Korintus 4:2
ketulusan
“Kami tidak berjalan dalam kelicikan atau memalsukan firman Allah”
1 Korintus 2:4
bukan dalam hikmat manusia
“Perkataanku tidak didasarkan pada kata-kata hikmat manusia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 2:17
✕ Sering dikira
"Paulus menentang hamba Tuhan yang menerima bayaran."
✓ Yang sebenarnya
Paulus sendiri kadang menerima dukungan dari jemaat (lihat Filipi 4:15-16). Yang ia lawan adalah motif komersial yang mengubah firman menjadi komoditas.
✕ Sering dikira
"'Utusan-utusan Allah' berarti Paulus setara dengan malaikat."
✓ Yang sebenarnya
Terjemahannya lebih tepat 'orang yang diutus Allah' — ia berbicara bukan atas nama diri sendiri, tapi atas nama yang mengutusnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 2:17
Integritas adalah hal penting dalam pelayanan. Kita harus memastikan bahwa motivasi kita murni, tidak mencari keuntungan pribadi, tetapi melayani dengan tulus seperti di hadapan Allah.
Ya Bapa, jauhkanlah kami dari sikap menjual firman-Mu. Buatlah kami tulus dan setia sebagai utusan-Mu dalam perkataan dan perbuatan. Amin.