Lima Seruan Perpisahan yang Penuh Kasih
2 Korintus 13:11
Ujilah Diri Sendiri: Paulus Menuju Korintus
“Akhirnya, Saudara-saudara, bersukacitalah. Berusahalah menjadi sempurna, hiburlah satu dengan yang lain, sehati sepikirlah, dan hidup dalam damai. Dan, Allah sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu.”2 Korintus 13:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!”2 Korintus 13:11 · TB
Terjemahan Baru
“Akhirnya, Saudara-saudara, hendaklah kalian bergembira, dan berusahalah menjadi sempurna. Terimalah segala nasihat saya. Hendaklah kalian sehati dan hidup rukun. Allah Yang Mahakasih dan pendamai itu akan menyertai kalian.”2 Korintus 13:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akhir kata, Saudara-saudari, bersukacitalah! Usahakanlah kehidupan rohani kalian masing-masing terus bertumbuh dewasa. Terimalah semua nasihat saya. Hendaklah kalian sehati sepikiran dan hidup dengan damai. Saya berdoa kiranya Allah sumber kasih dan ketenangan senantiasa menyertai kalian.”2 Korintus 13:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Finally, brethren, farewell. Be perfect, be of good comfort, be of one mind, live in peace; and the God of love and peace shall be with you.”2 Korintus 13:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 13:11?
Paulus menutup suratnya dengan ajakan untuk bersukacita, menjadi sempurna, saling menghibur, sehati sepikir, dan hidup damai. Janjinya, Allah sumber kasih dan damai akan menyertai mereka.
Latar belakang
Lima Perintah, Satu Janji
Setelah pasal-pasal yang penuh tegangan, Paulus menutup dengan lima dorongan singkat: bersukacita, menjadi sempurna, saling menghibur, sehati sepikir, dan hidup dalam damai. Lalu ada janji: Allah kasih dan damai akan menyertai mereka. Ini bukan daftar aturan — ini gambaran komunitas yang sehat dan hidup.
Di mana
Makedonia
Bagian penutup surat 2 Korintus — salam dan berkat terakhir Paulus
Kapan
~56 M
Penutup surat kedua kepada Korintus
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menutup suratnya dengan dorongan hangat dan berkat nyata
Kepada
Jemaat Korintus
Yang diajak untuk merangkul kehidupan komunitas yang sehat dan utuh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
χαίρετε
chairete · rejoice/farewell
Bersukacitalah/selamat tinggal — kata yang sama untuk salam perpisahan dan perintah bersukacita dalam bahasa Yunani
τὸ αὐτὸ φρονεῖτε
to auto phroneite · be of one mind
Sehati sepikir — phronein berarti cara berpikir dan orientasi hati; bukan harus setuju soal semua detail
εἰρήνη
eirēnē · peace
Damai — terjemahan dari shalom Ibrani; keutuhan dan keselarasan relasi, bukan sekadar tidak ada konflik
Jemaat yang 'chairete' (bersukacita) dan 'to auto phroneite' (sehati dalam orientasi) akan mengalami 'eirēnē' (damai yang utuh) — dan Allah yang adalah sumber damai itu sendiri akan hadir di tengah mereka.
Tahukah kamu
'Bersukacitalah' dalam bahasa Yunani juga bisa berarti 'selamat tinggal'
Kata Yunani 'chairete' (bersukacitalah) adalah kata yang sama yang digunakan untuk salam perpisahan dalam bahasa Yunani sehari-hari. Paulus mungkin menggunakannya dengan makna ganda: 'selamat tinggal' sekaligus 'tetaplah bersukacita' — dua makna dalam satu kata.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 13:11
Filipi 4:4-7
Seruan paralel dari Paulus ke jemaat Filipi — sukacita dan damai selalu beriringan dalam pengajarannya
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!... janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun... dan damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu.”
Roma 15:33
Paulus menggunakan sebutan 'Allah sumber damai' yang sama dalam surat Roma
“Allah, sumber damai sejahtera, menyertai kamu sekalian. Amin.”
1 Tesalonika 5:16-18
Tiga dorongan serupa yang Paulus berikan kepada jemaat Tesalonika
“Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 13:11
✕ Sering dikira
'Sehati sepikir' berarti semua orang dalam jemaat harus setuju dengan semua keputusan pemimpin
✓ Yang sebenarnya
Ini berbicara tentang kesamaan orientasi dan tujuan akhir — bersatu dalam yang pokok, bukan keseragaman pendapat dalam semua hal kecil
✕ Sering dikira
Lima seruan ini adalah syarat supaya Allah hadir dan menyertai mereka
✓ Yang sebenarnya
Allah hadir karena Dia adalah Allah kasih dan damai — seruan-seruan ini adalah respons terhadap kehadiran-Nya, bukan syarat untuk mendapatkannya
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 13:11
Hidup rukun dan saling menguatkan adalah tanda kedewasaan rohani. Mari kita aktif berdamai dengan orang lain dan menjaga kesatuan, sebab di situlah berkat Tuhan mengalir.
Tuhan, jadikan kami pembawa damai dan berikan hati yang rindu untuk bersukacita dalam kebersamaan dengan sesama. Amin.