Garispandang Imam Besar

1 Tawarikh 6:7

Silsilah Lewi dan Tugas Imam

anak Merayot adalah Amarya, anak Amarya adalah Ahitub,

1 Tawarikh 6:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 6:7?

Ayat ini melanjutkan silsilah imam dari garis Eleazar. Merayot adalah anak Zerahya, dan ia menjadi ayah Amarya. Ini menunjukkan bahwa Allah memelihara garis keturunan imam secara berkesinambungan, dan setiap generasi memiliki peran dalam rencana-Nya.

Latar belakang

Sambungan Silsilah Imam

Ayat ini melanjutkan silsilah dari Eleazar, anak Harun, hingga imam-imam besar. Amarya disebut sebagai anak Merayot, dan Ahitub sebagai anak Amarya.

Di mana

Yerusalem

Bait Suci yang dibangun kembali

Kapan

~970 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Musa
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan dan imam, ~400 SM

O

Kepada

Orang Israel pasca-pembuangan

Umat yang kembali dari pembuangan, ~400 SM

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲמַרְיָה

Amaryahu · Amarya

TUHAN telah berfirman

אֲחִיטוּב

Ahitub · Ahitub

saudara yang baik

בֵּן

ben · anak

anak laki-laki, keturunan

Nama-nama ini mengungkap keyakinan akan firman dan kebaikan TUHAN yang berlanjut melalui generasi imam.

Tahukah kamu

Amarya, Nama yang Populer

Amarya berarti 'TUHAN berfirman' atau 'Janji TUHAN'. Nama ini dipakai beberapa tokoh dalam Alkitab, termasuk imam yang hidup pada zaman Yosafat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 6:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 6:7

✕  Sering dikira

Menganggap daftar silsilah ini hanya untuk tokoh penting

✓  Yang sebenarnya

Setiap nama memiliki peran dalam sejarah keselamatan

✕  Sering dikira

Mengira Amarya dan Ahitub adalah tokoh yang sama dengan di bagian lain

✓  Yang sebenarnya

Ada beberapa orang dengan nama yang sama; konteks menentukan

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 6:7

Silsilah ini mengingatkan kita bahwa Allah bekerja melalui generasi. Kita mungkin tidak melihat hasil langsung dari iman kita, tetapi setiap langkah ketaatan kita berdampak bagi masa depan. Hari ini, mari kita jalani panggilan kita dengan setia, percaya bahwa Allah memakai kita untuk membangun generasi berikutnya.

Tuhan, terima kasih Engkau memakai hidupku dalam rencana-Mu yang besar. Tolong aku setia dalam panggilanku, agar generasi selanjutnya dapat mengenal Engkau. Amin.