Daftar Putra Daud di Yerusalem
1 Tawarikh 3:7
Keluarga Raja Daud
PerikopKeturunan Daud · 1 Tawarikh 3:1-9 →“Nogah, Nefeg, Yafia,”1 Tawarikh 3:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“And Nogah, and Nepheg, and Japhia,”1 Tawarikh 3:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 3:7?
Ayat ini mendaftarkan tiga anak Daud yang lahir di Yerusalem: Nogah, Nefeg, dan Yafia. Mereka adalah bagian dari keturunan Daud yang banyak, menunjukkan berkat Tuhan atas keluarga Daud.
Latar belakang
Anak-anak Daud dari berbagai istri
Ayat ini melanjutkan daftar anak-anak Daud yang lahir di Yerusalem. Nogah disebut sebagai putra ketujuh, namun tidak banyak diceritakan dalam Alkitab, menunjukkan bahwa banyak keturunan Daud tidak memiliki peran besar dalam narasi.
Di mana
Yerusalem
Konteks silsilah resmi di istana
Kapan
~970 SM
Kerajaan bersatu · Daud
Yang berbicara
Penulis Kitab Tawarikh
Sejarawan imam pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Jemaat Yehuda yang kembali
Orang-orang yang pulih dari pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֹגַהּ
Nogah · Nogah
Cahaya, kecemerlangan; nama putra Daud
נֶפֶג
Neʾpheg · Nefeg
Tunas, tunas baru; nama putra Daud
יָפִיעַ
Yafi'a · Yafia
Cemerlang, bersinar; nama putra Daud
Nama-nama ini berarti 'cahaya' atau 'cemerlang', menunjukkan harapan dan kemuliaan dalam keluarga Daud, tetapi ironisnya tidak banyak dikenal.
Tahukah kamu
Nama yang Tidak Muncul di Kitab Samuel
Nogah dan beberapa nama lain hanya tercatat di Tawarikh, tidak dalam 2 Samuel. Ini menunjukkan Tawarikh menggunakan sumber lain yang tidak kita miliki.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 3:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 3:7
✕ Sering dikira
Mengira semua nama ini adalah raja yang memerintah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka hanya putra Daud, tidak semua menjadi raja.
✕ Sering dikira
Berpikir kitab Samuel dan Tawarikh harus identik.
✓ Yang sebenarnya
Tawarikh menambahkan nama yang tidak dicatat di Samuel, bukan kesalahan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 3:7
Setiap anak adalah berkat, dan kita bisa belajar untuk menghargai setiap anggota keluarga sebagai anugerah Tuhan, bukan hanya yang terkenal atau berprestasi.
Tuhan, terima kasih untuk setiap orang yang Engkau tempatkan dalam keluargaku; tolong aku untuk melihat mereka sebagai berkat-Mu. Amin.