Para pemimpin memberikan emas, perak, tembaga, besi
1 Tawarikh 29:7
Daud mempersiapkan pembangunan Bait Allah
“menyerahkan 5.000 talenta emas, 10.000 dirham, 10.000 talenta perak, 18.000 talenta tembaga, serta 100.000 talenta besi untuk ibadah di bait Allah.”1 Tawarikh 29:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka menyerahkan untuk ibadah di rumah Allah lima ribu talenta emas dan sepuluh ribu dirham, sepuluh ribu talenta perak dan delapan belas ribu talenta tembaga serta seratus ribu talenta besi.”1 Tawarikh 29:7 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka pun memberikan yang berikut ini untuk pembangunan Rumah TUHAN itu: emas 170 ton lebih, perak 340 ton lebih, perunggu hampir 620 ton, dan besi 3.400 ton lebih.”1 Tawarikh 29:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And gave for the service of the house of God of gold five thousand talents and ten thousand drams, and of silver ten thousand talents, and of brass eighteen thousand talents, and one hundred thousand talents of iron.”1 Tawarikh 29:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 29:7?
Ayat ini mencatat bahwa para pemimpin Israel memberikan persembahan dengan sukarela untuk pembangunan Bait Allah: 5.000 talenta emas, 10.000 dirham, 10.000 talenta perak, 18.000 talenta tembaga, dan 100.000 talenta besi. Mereka memberikan dari kekayaan mereka sebagai wujud dedikasi kepada Tuhan.
Latar belakang
Kemurahan hati para pemimpin
Raja Daud telah mengajak seluruh umat untuk memberikan persembahan sukarela bagi pembangunan Bait Suci (ay. 5). Kemudian para pemimpin kaum keluarga, kepala suku, pemimpin pasukan, dan pengawas pekerjaan raja merespons dengan memberikan sumbangan yang luar biasa banyak: emas, perak, tembaga, besi, dan batu permata.
Di mana
Yerusalem
Di perkemahan Israel, dekat Bait Suci yang akan dibangun
Kapan
~970 SM
Akhir masa pemerintahan Daud
Yang berbicara
Penulis kitab Tawarikh
Sejarawan, pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Pembaca kitab Tawarikh
Orang-orang Yahudi yang kembali ke Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · menyerahkan
memberi, menempatkan, mempersembahkan
כִּכָּר
kikar · talen
satuan berat yang besar, sekitar 34-36 kg
אֲדַרְכֹּן
adarkon · dirham
koin emas atau perak, mungkin berasal dari bahasa Persia 'daric'
Menyerahkan dengan sukarela adalah inti dari kemurahan hati, dan besaran talenta serta dirham menunjukkan betapa nilainya persembahan itu. Ini bukan sekadar sumbangan biasa, tetapi persembahan yang sangat bernilai, melambangkan dedikasi penuh.
Tahukah kamu
Jumlah yang luar biasa
Jika 1 talenta setara dengan sekitar 34 kg, maka 5000 talenta emas berarti lebih dari 170 ton emas! Ini pasti jumlah yang melampaui imajinasi, mungkin untuk menunjukkan kemurahan hati yang ekstrem atau sebagai bahasa simbolis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 29:7
Keluaran 25:2
memberi dengan rela
“Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu memungut persembahan itu bagi-Ku.”
1 Korintus 9:7
pemberian sukarela
“Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”
2 Korintus 9:7
memberi dengan sukarela
“Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 29:7
✕ Sering dikira
Menganggap semua jumlah ini persis dan historis, tanpa menyadari mungkin ada penekanan retoris atau simbolis.
✓ Yang sebenarnya
Angka-angka ini bisa jadi simbol kemurahan hati yang luar biasa, bukan perhitungan eksak; fokusnya adalah kerelaan, bukan jumlah pasti.
✕ Sering dikira
Mengira hanya orang kaya yang bisa memberi banyak, sehingga orang biasa tidak bisa memberi.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menyoroti bagaimana para pemimpin memberi; tetapi prinsipnya adalah setiap orang memberi dengan sukarela, dan Tuhan menerima hati yang tulus, bukan besarnya jumlah.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 29:7
Generositas para pemimpin menjadi teladan: memberi dengan sukarela dan berkelimpahan. Kita bisa belajar bahwa persembahan kita, baik waktu, talenta, atau harta, seharusnya diberikan dengan sukacita, bukan karena paksaan.
Tuhan, ajarlah kami memberi dengan sukarela dan berkelimpahan seperti para pemimpin Israel, sebagai ungkapan syukur dan cinta kami kepada-Mu. Amin.